Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 07 Januari 2017 11:29 WIB

Polisi Garap Idikasi Korupsi Penyewaan `Ilegal` Bus Trans Semerang

Semarang, HanTer - Kapolrestabes Semarang, Jawa Tengah, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, menyatakan jika pihaknya sedang menyelidiki dugaan korupsi pengelolaan armada Trans Semarang yang disewakan secara ilegal.

Ia mengatakan terdapat laporan tentang pengoperasian delapan bus Trans Semarang secara ilegal. Sebanyak delapan bus yang rencananya digunakan untuk melayani Koridor VI untuk rute Universitas Diponegoro menuju Universitas Negeri Semarang ternyata sudah dioperasikan. Padahal, koridor tersebut belum dibuka.

Sebanyak delapan bus tersebut diduga disewakan ke pihak swasta untuk melayani koridor lain yang sudah ada. "Ada delapan armada yang dioperasikan untuk koridor lain, ini yang sedang diselidiki," katanya seperti dilansir Antara.

Dari informasi yang diperoleh, biaya sewa armada tersebut sebesar Rp200 juta untuk periode September hingga Oktober 2016. Dan aliran tersebut yang saat ini masih ditelusuri kepolisian.

Menurut dia, peminjaman kendaraan yang berasal dari hibah Kementerian Perhubungan tersebut memiliki mekanisme yang harus dipenuhi.

Dugaan penyimpangan pengelolaan armada Trans Semarang tersebut dilaporkan oleh Kepala Badan Layanan Umum Daerah Trans Semarang Agung Nurul Falaq.


(Oni)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats