Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 08 Januari 2017 19:29 WIB

Biarkan Tahanan Kabur, Sipir Terancam Dipecat


Rejang Lebong, HanTer - Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu akan memberikan sanksi pemecatan kepada sipir Lapas Klas II-A Curup jika terbukti membiarkan tahanan kabur.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Bengkulu, Dewa Putu Gede saat berada di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan, kaburnya salah satu narapidana (napi) atau warga binaan Lapas Klas II-A Curup pada Jumat (6/1/2017) menjadi perhatian dan sedang melakukan penyidikan.

"Kita akan menyelidikinya terlebih dahulu, apakah warga binaan ini kabur karena ada keterlibatan pegawai lapas atau tidak. Jika terbukti ada petugas sipir yang terbukti terlibat maka akan dikenakan sanksi pemecatan," katanya seperti dikutip Antara.

Untuk mengungkap kasus kaburnya napi atas nama Jumno (19) yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan narkoba itu sedang menjalani hukuman penjara sembilan tahun terhitung 2016, pihaknya telah membentuk tim investigasi yang beranggotan lima orang.

Tim itu berasal dari Lapas Klas II-A Curup dan jika nantinya laporan dari tim ini tidak memuaskan maka proses investigasi ini akan diambil oleh Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bengkulu.

Dijelaskannya, kaburnya napi lapas daerah itu baru diketahui saat pergantian petugas jaga sekitar pukul 18.00 WIB. Sedangkan waktu kaburnya Jumno diperkirakan antara pukul 17.00-18.00 WIB atau bersamaan waktu penutupan kamar tahanan.

Napi itu melarikan diri lewat pos jaga C belakang Lapas Klas II-A Curup. Yang bersangkutan membobol pintu kayu dan seng pos jaga kemudian naik ke atas pos penjagaan dan kemudian terjun ke bagian belakang lapas.

Selama ini pos jaga C, kata dia, selama ini tidak ada petugas yang menjaganya karena kurangnya personel pengamanan yang dimiliki lapas setempat.

Dari empat pos yang ada di Lapas Klas II-A Curup yang dijaga petugas hanya di pos B dan D. Sedangkan A dan C tidak dijaga. Kendati demikian semua sudut dapat diawasi dari pos B dan D.

Selain masih melakukan penyelidikan, petugas Lapas Curup bersama Polres Rejang Lebong masih melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur dengan harapan dapat segera ditangkap kembali.

Sebelumnya, Jumat (6/1/2017) sekitar 18.00 WIB seorang Napi Lapas Klas II-A Curup atas nama Jumno (19), warga Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup Tengah yang terlibat dalam kasus curas kendaraan bermotor serta narkoba dan harus menjalani hukuman penjara sembilan tahun melarikan diri dari Lapas setempat.


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats