Di Publish Pada Tanggal : Senin, 09 Januari 2017 09:39 WIB

Keren, Puluhan Satpol PP Ikut Ujian Karate

Muara Taweh, HanTer - Sebanyak 63 anggota satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia mengikuti ujian kenaikan tingkat dari tingkat 10 ke tingkat 8 atau dari sabuk putih ke sabuk kuning.
 
"Ujian kenaikan tingkat ini diikuti sebanyak 63 orang dari anggota Satpol PP Barito Utara. Ini merupakan pertama kalinya kenaikan tingkat dari sabuk putih ke sabuk kuning," kata Pelatih Inkai yang juga Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Barito Utara Fauzul Risma, Ahad (8/1/2017).
 
Menurut Fauzul, untuk penguji didatangkan dari Pengurus Daerah (Pengda) Inkai Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Shansei Zulkarnai (DAN 5) dan dibantu Simpai Dodi (DAN 1).
 
"Ujian kenaikan tingkat ini diadakan selama satu hari penuh," katanya.
 
Fauzul mengatakan ujian kenaikan tingkat yang dilaksanakan tersebut berujuan guna meningkatkan mutu, teknik bela diri Inkai dan meningkatkan prestasi karate yang bersitifikat, selain itu juga memupuk kebersamaan antar anggota Satpol PP Barito Utara.
 
"Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya pembinaan satuan dan salah satu proses dari pembelajaran beladiri perguruan karate dalam rangka untuk mengiri dan meningkatkan kemampuan beladiri karate dilingkungan Satpol PP," ujarnya.
 
Sementara Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Barito Utara Aprin S Dahan mengatakan, dengan diberikannya pelatihan olahraga ilmu beladiri Inkai ini kepada anggota Sapol PP agar mental dan dedikasi mereka terhadap tugas dan tanggung jawab bertambah kuat dalam menghadapi masa yang semakin tahun semakin bertambah berkembang.
 
"Khususnya di Kabupaten Barito Utara, baik dalam sisi pengamanan ditempat maupun pada waktu saat bertugas dilapangan. Pembelajaran ketangkasan ilmu bela diri yang di adakan untuk anggota Satuan Polisi Pamong Praja ini adalah bukan untuk menakut nakuti masyarakat akan tetapi sebagai tolak ukur dalam melaksanakan tugas dilapangan, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
 
Dia mengatakan, kegiatan ketangkasan ilmu beladiri ini sudah dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya, tetapi dilakukan pada setiap Jumat pagi maupun pada saat sore hari.
 
"Olahraga bela diri ini semata-mata bukan sekedar sebagai alat pertahanan diri dalam menjalankan tugas sehari-hari bagi para anggota Satpol PP akan tetapi untuk kebugaran dan kesehatan bagi para anggota tersebut," kata Aprin. 


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats