Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 09 September 2017 21:12 WIB

Gawat, Kerusakan Jalan di Pedalaman Kotim Makin Parah

Sampit, Kalteng, HanTer – Tak semua daerah di Indonesia bisa menikmati jalan mulus. Ada yang tak layak dipakai karena berlubang, bahkan ada pula jalan yang rusak parah. Anehnya, pemerintah setempat diam saja.
 
Oleh karenanya, Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, H Abdul Khalik mengaku sangat prihatin atas kerusakan jalan yang makin parah, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.
 
"Seperti kerusakan jalan di Parenggean sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Belum lama ini ada warga yang meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak lubang akibat jalan rusak," kata Abdul Khalik di Sampit, kemarin.
 
Kondisi ruas jalan poros Parenggean kini makin rusak, padahal ruas ini akses utama enam kecamatan di kawasan Utara. Banyak lubang akibat aspal terkelupas sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
 
Anggota Komisi I ini menuding kerusakan jalan dipicu tingginya aktivitas truk bermuatan berat, khususnya pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit. Truk-truk besar itu mengangkut buah tandan segar kelapa sawit melebihi kapasitas kemampuan jalan.
 
Kemampuan jalan di Kotawaringin Timur hanya delapan ton muatan sumbu terberat, namun faktanya truk sawit membawa muatan sampai lebih dari 20 ton sehingga membuat jalan cepat rusak.
 
Kondisi ini sangat disayangkan karena dampak kerusakan jalan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat luas. Kerugian besar dialami daerah karena hingga saat ini daerah sama sekali belum diberikan hak menikmati dana bagi hasil dari sektor perkebunan.
 
"Kami meminta polisi dan Dinas Perhubungan menindak tegas truk yang membawa muatan melebihi kapasitas. Apalagi truk-truk itu umumnya berplat non-KH (luar Kalimantan Tengah) sehingga bayar pajaknya juga di luar daerah, padahal beroperasi di Kotawaringin Timur," tandas Abdul Khalik.
 
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan, ruas jalan poros Parenggean berstatus jalan provinsi. Artinya, kewenangan dan tanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan tersebut ada pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. 


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats