Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 20 Juli 2018 19:53 WIB

Dua Program Pemkab Klungkung Masuk TOP 99 Sinovik

Klungkung, HanTer - Dua inovasi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung masuk Top 99 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia. 
 
Inovasi tersebut adalah program itu adalah Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara). Presentasi program dilakukan di Gedung Kemenpan RB, pada Kamis (19/7/2018).
 
TOSS adalah program yang bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta. Kerjasama tersebut membawa Pemkab Klungkung menjadi pelopor pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) skala industri pertama di Indonesia. Sementara Bima Juara adalah inovasi antara Pemkab Klungkung dengan Koperasi Unit Desa (KUD). 
 
Program Bima Juara dapat mencegah petani Klungkung mengalami kerugian. Program ini melarang petani menjual berasnya kepada tengkulak, sebagai gantinya KUD akan memberi beras tersebut dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran.
 
Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta mengucapkan rasa syukurnya karena dua programnya dapat terpilih.
 
“Saya disini mewakili masyarakat Klungkung berterimakasih kepada Kemenpan, karena telah memilih 2 program kami sebagai salah satu dari 99 program terbaik tahun ini. Saya berharap penghargaan yang Klungkung raih bisa menginspirasi daerah lain dan kami terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelajari program kami,” katanya. 
 
Bupati Suwirta juga percaya bahwa program Bima Juara dapat mensejahterakan petani. “Program ini mewajibkan petani menjual gabahnya kepada KUD dengan harga tinggi. Normalnya 1kg gabah dijual seharga 3.750 namun kami beli dengan harga 4.500. Dengan demikian akan lebih menguntungkan bagi petani untuk menjualnya kepada kami daripada ke tengkulak. Lalu gabah tersebut kami olah menjadi beras dan dijual dengan harga yang lebih murah pula,” terangnya. 
 
Salah satu juri dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018, Eko Prasojo menjelaskan program Pemkab Klungkung terpilih karena memenuhi semua kriteria.
 
“Kriteria dari pemilihan ini yaitu, pertama, program yang memiliki nilai unik. Kedua sudah dilaksanakan lebih dari 1 tahun, ketiga program tersebut berpotensi untuk dikembangkan. Keempat program tersebut dapat dengan mudah diduplikasi oleh daerah lain. Pemkab Klungkung sudah memenuhi 4 kriteria tersebut dan saya berharap kedua program tersebut lolos pada sesi penyisihan dan masuk top 40 program terbaik 2018,” katanya. 
 


(romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats