Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 21 Januari 2017 00:15 WIB

Donald Trump Resmi Sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45

Washington, HanTer - Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 pada Jumat waktu setempat, atau Sabtu (21/1/2017) WIB dini hari, menggantikan Barack Obama. Upacara pengambilan sumpah tersebut dilakukan di area tangga di bagian barat Gedung Capitol Hill.
 
Di depan para undangan yang hadir diantaranya adalah mantan Presiden AS, rivalnya dalam pemilihan Hillary Clinton, pejabat berwenang, diplomat, penegak hukum serta ribuan warga Amerika Serikat, Trump mengangkat tangan kanannya dan meletakkan tangan kirinya di atas Alkitab yang digunakan oleh Abraham Lincoln dan mengulangi sumpah atas perkataan dari Konstitusi AS, yang dipimpin oleh Hakim Agung John Roberts.
 
“Saya bersumpah bahwa saya akan setia dalam menjalankan jabatan Presiden Amerika Serikat dan akan melakukan yang terbaik untuk menjaga, melindungi dan membela konstitusi Amerika Serikat," janji Presiden Trump didepan ribuan warga Amerika dan para undangan yang memadati National Mall, Washington DC.
 
Setelah itu, dia mengulurkan tangannya lebar-lebar dan memeluk istrinya, Melania, serta anggota keluarganya. Lalu ia berbalik ke podium dan menyampaikan pidato pelantikannya. "Momen ini merupakan momen milik Anda semua," kata Trump.
 
Meninjau kembali tema dari kemenangan mustahil kampanyenya, Trump mengatakan kepresidenannya akan bertujuan untuk membantu bagi keluarga kelas menengah, membangun militer AS dan memperkuat perbatasan AS. "Kami mentransfer kekuasaan dari Washington DC dan memberikan kembali kepada Anda. Mulai hari ini ke depannya, Amerika akan selalu menjadi yang pertama," katanya.
 
Dalam pidatonya, Trump juga menyinggung pengorbanan AS dalam membela negara-negara lain dengan kekuatan militer dan ekonomi sehingga membuat kondisi dalam negeri AS sendiri menderita. ”Kekayaan kelas menengah telah robek dari rumah mereka dan didistribusikan diseluruh dunia. Tapi itu masa lalu, dan sekarang kami sedang mencari untuk masa depan,” ujarnya.
 
Trump melanjutkan, saat ini seluruh rakyat Amerika Serikat akan bersama-sama bergabung dalam sebuah upaya besar. "Upaya untuk membangun kembali negara kami dan mewujudkan janji negara untuk seluruh rakyat. Bersama, kita akan menentukan arah dari Amerika dan dunia untuk tahun-tahun ke depan. Setiap keputusan akan dibuat untuk menguntungkan pekerja Amerika dan keluarga Amerika," ucap Trump yang disambut tepuk tangan yang meriah.
 
Akan tetapi dalam khidmatnya pelantikan Trump, jauh dari Capitol, aktivis bertopeng berlari melalui jalan-jalan menghancurkan jendela dengan palu di sebuah restoran McDonald, kedai kopi Starbucks dan Bobby Van Grill steak beberapa blok dari Gedung Putih.
 
Menurut laporan Reuters, Mereka membawa bendera anarkis hitam dan tanda-tanda yang bertuliskan, "Bergabung dalam perlawanan, melawan kembali sekarang." Polisi menggunakan semprotan merica dan mengejar mereka di jalan utama. Di lokasi lain tidak jauh dari Gedung Putih, demonstran juga bentrok dengan polisi, pada satu titik melemparkan kursi aluminium di luar dari sebuah kafe. 
 
Selama masa transisi sejak menang pemilu menakjubkannya, Trump telah berulang kali terlibat dalam serangan Twitter terhadap kritik, begitu banyaknya sehingga sesama Partai Republik, Senator John McCain, mengatakan kepada CNN bahwa Trump tampaknya ingin "terlibat dengan setiap kincir angin yang dia temukan."
 
Sebuah jajak pendapat ABC News / Washington Post pekan ini ditemukan hanya 40 persen orang Amerika melihat Trump menguntungkan. Itu merupakan nilai terendah untuk Presiden sejak politikus Demokrat, Carter pada tahun 1977, dan persentase yang sama menyetujui bagaimana ia telah menangani transisi. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats