Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 07 Februari 2017 23:30 WIB

Pemimpin Liga Arab Kutuk Pengesahan Pembangunan Permukiman di Tepi Barat

Kairo, HanTer - Negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab, pada Selasa (7/2/2017), mengutuk pengesahan pembangunan rumah di tanah Palestina yang berlokasi di Tepi Barat Sungai Jordan, oleh pemerintah Israel, melalui mekanisme pemungutan suara 60 berbanding 52 suara.
 
"Peraturan itu tidak lebih dari kedok untuk mencuri tanah dan merampas harta orang Palestina," tegas pemimpin Liga Arab Ahmed Aboul Gheit di dalam satu pernyataan.
 
Berdasarkan peraturan baru tersebut, sebanyak 4.000 rumah di puluhan pos terdepan yang dibangun secara tidak sah di tanah yang secara pribadi dimiliki oleh orang Palestina juga akan berlaku surut disahkan.
 
Aboul Gheit mengatakan peraturan itu adalah salah satu kebijakan Israel yang bertujuan menghapuskan setiap kemungkinan penyelesaian dua-negara dan berdirinya Negara Palestina Merdeka. 
 
"Peraturan baru tersebut mencerminkan keinginan nyata Pemerintah Israel dan mewujudkan sikap anti-perdamaiannya," tambah Ahmed Aboul Gheit.
 
Dalam pernyataan tersebut, Ahmed pun menganggap jika Pemerintah Israel sepenuhnya dikuasai oleh kelompok ekstremis sayap-kanan, yang tak percaya pada penyelesaian dua-negara.
 
Pos terdepan tersebut didirikan oleh pemukim ultra-sayap-kanan tanpa izin dari Pemerintah Israel, namun Pemerintah "menutup mata" atas pembangunan permukiman liar Yahudi tersebut, bahkan, ada 120 permukiman lagi yang dianggap sah oleh penguasa Yahudi.
 
Pos terdepan dan permukiman Yahudi tidak sah berdasarkan hukum internasional sebab semuanya dibangun di tanah yang diduduki oleh Israel dalam Perang Timur Tengah 1967, temkpat orang Palestina ingin mendirikan negara masa depan mereka dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya. 

 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats