Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 13 Juli 2017 02:08 WIB

Pemerintah Inggris Tidak akan Menerbitkan Laporan Pendanaan Ekstremisme

London, HanTer - Pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menerbitkan laporan lengkap mengenai sumber pendanaan ekstremisme dan terorisme di negara tersebut.
 
Sekretaris Rumah Tangga Amber Rudd mengutip alasan keamanan nasional karena tidak mempublikasikan ulasan yang menemukan dana luar negeri yang signifikan untuk beberapa organisasi ekstremis di Inggris dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Parlemen pada hari Rabu.
 
"Ini karena volume informasi pribadi yang dikandungnya dan untuk alasan keamanan nasional," kata Amber Rudd.
 
Setelah tiga serangan mematikan baru-baru ini di Inggris, pemerintah mendapat tekanan untuk merilis temuan laporan tersebut, yang ditugaskan oleh mantan Perdana Menteri David Cameron pada tahun 2015.
 
Sementara itu, anggota parlemen Caroline Lucas,  wakil pemimpin Partai Hijau yang telah mendesak pemerintah untuk merilis laporan lengkap tersebut, mengatakan bahwa pernyataan dari Rudd tidak dapat diterima.
 
"Pernyataan tersebut sama sekali tidak memberi petunjuk mengenai negara mana dana asing untuk ekstremisme berasal - membiarkan pemerintah membuka tuduhan lebih lanjut untuk menolak untuk mengekspos peran uang Arab Saudi dalam terorisme di Inggris," katanya.
 
Pekan lalu, sebuah wadah pemikir Inggris merilis laporan tersebut, mengatakan bahwa dana asing untuk ekstremisme berasal dari negara-negara Teluk Persia, yang merupakan kepala di antara mereka Arab Saudi.
 
Henry Jackson Society mengatakan dalam laporan bahwa sejak tahun 1960an, Arab Saudi telah mensponsori upaya multi-juta dolar untuk mengekspor ideologi Wahhabi ke seluruh dunia Muslim, termasuk ke komunitas Muslim di Barat.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats