Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 20 Februari 2018 21:48 WIB

Pelindo IV Tempatkan Dua Fix Crane ke Pelabuhan Merauke

Jakarta, HanTer - PT Pelabuhan Indonesia IV datangkan dua unit Fix Crane untuk ditempatkan di Pelabuhan Merauke. Dua alat berat baru itu dijadwalkan sudah bisa dioperasikan pada minggu ke dua Maret 2018.

Perangkat asal pabrikan Hua Dong Heavy Machiner (HDHM) senilai Rp 150 miliar itu dapat menggenjot produksi bongkar muat 24 boks per jam. Dengan demikian, arus barang dari dan ke pelabuhan paling Timur itu meningkat 100 persen atau dua kali dari sebelumnya 12 boks per jam.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, kehadiran unit Fix Crane, diharapkan dapat mendorong sirkulasi barang (keluar dan masuk) Pelabuhan Merauke menjadi lebih cepat.

“Selama ini, Pelabuhan Merauke hanya mengandalkan crane kapal untuk melakukan bongkar muat barang. Dengan dua  unit fix crane yang baru tiba di Pelabuhan Merauke, produktivitas bongkar muat menjadi lebih tinggi dan otomatis waktu tunggu kapal juga menjadi lebih cepat,” kata Farid.

Diakui, selama ini antrian kapal di Pelabuhan Merauke mencapai sampai empat hari. Dua alat baru itu dapat menghemat waktu bongkar maupun muat, menjadi satu hari, sehingga kapal bisa lebih cepat keluar dari area pelabuhan.

Menurutnya, dengan adanya 2 unit alat Fix crane itu juga yang akan merubah pelabuhan Merauke dari konvensional menjadi terminal peti kemas modern.

General Manager PT Pelindo IV Cabang Merauke, Ayub Rizal menambahkan selama ini produktivitas bongkar muat dengan crane kapal mencapai 8 hingga 12 boks per jam. “Dengan fix crane, produktivitas bongkar muat barang dari atas kapal akan menjadi 24 boks per jam, atau bahkan bisa lebih,” ujarnya.

Pelabuhan Merauke yang terletak di Provinsi Papua ini memiliki lapangan penumpukan seluas dua hektar, dengan trafik mencapai 30 ribu TEUs per tahun. Dengan lancarnya sirkulasi barang yang dibongkar menggunakan dua alat fix crane yang baru saja didatangkan, akan memicu peningkatan trafik di lapangan penumpukan.

Selama ini, setiap minggu Pelabuhan Merauke kedatangan dua kapal pengangkut barang berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya. Sedangkan dari Pelabuhan Merauke, kapal barang tersebut akan mengangkut beras untuk dikirim ke provinsi lainnya di Papua dan ikan beku yang dilabuhkan ke Surabaya. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats