Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 11 Juli 2018 13:15 WIB

Ribuan Hektar Sawah Terendam Banjir di Sulsel, Mentan Jamin Stok Beras Aman

Soppeng, HanTer - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amrin Sulaiman menegaskan, dampak banjir yang terjadi di tiga kabupaten di Sulawesi Selatan tidak akan mengganggu stok beras untuk bulan Juli 2018. Setidaknya seluas 7-9 hektar areal sawah di tiga kabupaten yang terendam banjir dari luapan Danau Tempe yakni Wajo, Soppeng dan Bone. Saat ini areal sawah telah terbenam banjir sejak seminggu yang lalu.
 
“Kita sudah perhitungkan, ini kecil. Ada namanya LTT (Luas Tambah Tanam), dan itu naik kurang lebih 20 ribuan dibanding tahun lalu sekarang yang terendam katakanlah 7 ribu sampai 9 ribu, berarti gak terpengaruh,” kata Amran saat membagikan bantuan berupa bibit, pupuk dan peralatan pertanian di Desa Kessing, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (10/7/2018).
 
Amran menuturkan, jumlah sawah di tiga kabupaten yang terkena banjir tersebut tidak semuanya dari total lahan sawah yang ada di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu saat ini stok beras di Sulawesi Selatan dipastikan aman serta lebih dari cukup. “Karena tidak semuanya kena. Kemudian kita tanami lagi, jadi tidak terpengaruh dan aman serta lebih dari cukup. Stok kita hampir 1,8 juta ya,” jelasnya.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Fitriani mengatakan, ribuan hektare sawah di tiga kabupaten yakni Wajo seluas 7.591 ha, Soppeng 2.969 ha dan Bone 920 ha terendam banjir luapan Danau Tempe. Ketinggalan banjir mencapai 50 - 200 cm. Sehingga padi yang ditanam di areal sawah tersebut menjadi puso. Total puso akibat banjir  mencapai 11.480 ha.
 
"Selain dari luapan Danau Tempe banjir juga dari daerah aliran Sungai Walanae,  Sungai Billa yang masuk ke Danau Tempe," jelasnya.
 
Fitriani menuturkan, banjir yang menerjang wilayah Sulsel sejak minggu lalu atau tepatnya pada tanggal 3 Juli 2018 mulai tergenang. “Minggu lalu saya datang kesini awal Juli tanggal 3," paparnya.
 
Banjir di Kabupaten Soppeng ini meluluhlantakan sawah seluas 2.969 hektar. Petani korban banjir pun mendapatkan pembagian bibit, pupuk dan peralatan pertanian secara gratis oleh Amran. Dalam pembagian bibit dan pupuk tersebut Amran didampingi oleh Pangdam XIV Hasanudin Mayjen Agus SB, Wakapolda Sulsel Brigjen Risyapudin. Sebelum pembagian bibit, pupuk dan peralatan pertanian, Amran juga menyusuri perkampungan yang terisolasi akibat banjir luapan Danau Tempe. Sedikitnya ada 200 KK yang rumahnya terendam banjir luapan danau terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats