Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 10 Juni 2016 11:11 WIB

Bagaimana Islam Memandang Keberadaan Seseorang Dalam Grup WahatsApp (WA). Yuk Simak?

Google News - harianterbit.com

Jakarta, HanTer - Disadari atau tidak, belakangan ini hampir semua orang punya grup whatsapp. Nah keberadaan masing-masing grup, tentu beraneka ragam. Ada yang aktif, hanya mendengarkan atau sebagai pelengkap saja. nah, bagaimana Islam menilai seseorang dalam sebuah grup wa? Yuk kita simak berikut ini : 
 
Tentu  ALLAH swt  mempertemukan kita untuk satu alasan...
 
 Entah untuk memberi atau menerima...
 
Entah untuk belajar atau mengajarkan....
 
Entah untuk bercerita atau mendengarkan...
 
Entah untuk sesaat atau selamanya....
 
Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya....
 
Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah ????? yang mempertemukan....
 
Hidup kita saling mengisi.....
 
Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do'a-do'a saudara kita, sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do'a-do'a kita.
 
Jika sudah menjadi takdir Allah?????, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan dalam satu ikatan yang bernama "Ukhuwah"....
 
Semoga Group ini semakin kuat, seiring dgn do'a-do'a dari saudara / keluarga.
 
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
 
"Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka".
 
Sahabat bertanya, "ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka? Agar kami bisa turut mencintai mereka"
 
Lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Salam menjawab :
 
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu BERSINAR bagaikan CAHAYA di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.”  (HR. Abu Dawud).
 
Dalam Hadits lain disebutkan:
 
"Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka."
 
Ketika ditanya sahabat, "Siapakah mereka itu ya Rasulullah?".
 
Rasulullah menjawab:
 
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah" ( HR. Ahmad, Ath-Thabrani
 
Semoga grup kita  juga termasuk golongan orang2 yang saling mencintai karena Allah. Aamiin Ya Rabb...
 
Barakallahu fiikum...
 
by ust Sofyan Badri

(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus