Di Publish Pada Tanggal : Senin, 04 September 2017 22:01 WIB

Dilema PRT, Upah Rendah Hingga Jam Kerja Berlebihan

Jakarta, HanTer - Kementerian Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan waktu kerja Pekerja Rumah Tangga (PRT) masih melebihi ketentuan dari UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Rata-rata PRT bekerja selama 9,9 jam perhari dengan tingkat upah rata-rata sebesar Rp967 ribu sebulan, padahal menurut UU Ketenagakerjaan waktu kerja adalah tujuh jam dalam satu hari untuk enam hari kerja selama seminggu dan delapan jam dalam satu hari untuk lima hari kerja dalam seminggu," kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Lies Rosdianty, di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Kajian KPPPA bersama BPS tentang Pekerja Rumah Tangga pada 2015 yang dilakukan di lima kota yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Surabaya menyebutkan hanya sebesar 39.7 persen responden yang bekerja delapan jam atau kurang.

Selain itu ada kecenderungan bahwa tingkat upah lebih rendah pada kategori jam kerja yang lebih tinggi.
"PRT yang bekerja kurang dari delapan jam mendapat upah sekitar Rp1,2 juta, sedangkan yang bekerja lebih lama sekitar 16 jam atau lebih mendapat upah sebesar Rp967 ribu," kata Lies.

Kajian tersebut juga menunjukkan jumlah PRT yang tidak menginap hampir sebanding dengan PRT yang menginap. PRT yang tidak menginap sebesar 47,8 persen dan PRT yang menginap 52,2 persen.

"Di kota-kota besar PRT sudah mulai jarang yang menginap,dan hal ini bisa disebabkan beberapa hal seperti tuan rumah sudah tidak mampu menampung PRT karena rumahnya yang kecil," kata Lies.

Dia mengatakan PRT yang tidak menginap menguntungkan buat pekerja, karena mereka dapat bekerja sesuai tanggung jawabnya, sementara PRT yang menginap cenderung mengerjakan pekerjaan yang seharusnya tidak dia kerjakan. 


(Ant/Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats