Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 02 November 2017 23:40 WIB

Distribusi Bantuan Pangan Nontunai Mulai Januari 2018

Jakarta, HanTer - Penyaluran dana Bantuan Pangan Nontunai mulai dilakukan secara bertahap mulai Januari hingga Agustus 2018 yang akan diberikan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Pelaksanaan Bantuan Pangan Nontunai mulai dilakukan Januari, Februari, dilanjutkan Juli, dan Agustus 2018. Dilakukan bertahap tidak setiap bulan karena disesuaikan dengan pelaksanaan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di kantor Kemenko PMK Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Bantuan tersebut diberikan kepada 15,5 juta masyarakat penerima Beras Sejahtera (Rastra) yang kini dikonversikan menjadi Bantuan Pangan Nontunai dengan nominal Rp110 ribu per bulan dan langsung masuk dalam saldo Kartu Keluarga Sejahtera.

Bantuan Pangan Nontunai tersebut bisa dibelanjakan di E-Warong untuk membeli beras dan telur, berbeda dari sebelumnya yang bisa dibelanjakan untuk beras, telur, gula, dan minyak goreng. "Jenis bantuan kami sudah tetapkan hanya beras dan telur karena berkaitan dengan gizi, dan kebutuhan masyarakat pada umumnya saat ini," ujar Puan.

Seperti dilansir Antara, Puan menjelaskan sedikitnya dibutuhkan 75.500 E-Warong di seluruh Indonesia untuk mendukung pelaksanaan Bantuan Pangan Nontunai. Puan menekankan pentingnya jangkauan ketersediaan dan kesiapan E-Warong untuk menyalurkan bantuan berupa beras dan telur. "Perlu dipastikan bahwa satu kelurahan memiliki dua E-Warong," ujar Puan.

Selain itu, kata dia, bahwa pemerintah membentuk tim pelaksana yang akan bertugas mengawasi dan mengawal Bantuan Pangan Nontunai agar tepat sasaran dan tepat manfaat.

Ia juga mengatakan pemerintah melibatkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mendukung Bantuan Pangan Nontunai melalui anggota Bank Himbara yang ada untuk menyalurkan bantuan. "Ke depan kami berharap Bantuan Pangan Nontunai bisa berjalan sebagaimana kita harapkan, tepat sasaran, dan tidak ada lagi permasalahan teknis yang mengganggu jalannya distribusi," jelas Puan. 


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats