Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 02 November 2017 23:20 WIB

Titik Panas Mulai Alami Penurunan

Jakarta, HanTer - Berdasarkan pantauan satelit NOAA menunjukkan jumlah titik panas pada Oktober 2017 mengalami penurunan signifikan mencapai hingga 69,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles B Panjaitan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, mengatakan pada Oktober 2017 hanya terpantau 199 titik panas di seluruh wilayah Indonesia sedangkan pada September berjumlah 661 titik.

Begitu juga berdasarkan pantauan satelit TERRA AQUA (data dari LAPAN), menunjukkan jumlah hotspot mengalami penurunan sebesar 40,7 persen. Dari 855 titik pada September 2017 menurun menjadi 507 titik pada Oktober.

Penurunan jumlah titik panas ini, menurut dia, berkat kerja sama yang baik antarpihak, yang didalamnya termasuk KLHK, TNI, Polri, BNPB, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam melakukan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah rawan.

Selain itu, ia mengatakan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di beberapa provinsi di Indonesia menjadi cambuk bagi semua pihak untuk bersatu padu menyusun strategi upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan.


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats