Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 27 Desember 2017 22:47 WIB

BPJS Kesehatan Manfaatkan Data KTP-EL

Jakarta, HanTer - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan beserta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri memanfaatkan pendeteksi kartu KTP elektronik sebagai alat mempercepat pendaftaran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan pemanfaatan data kependudukan tersebut memudahkan proses registrasi peserta JKN-KIS dengan penggunaan, NIK sebagai kata kunci data kepesertaan tunggal untuk mencegah terjadinya duplikasi data dalam proses pendaftaran peserta JKN-KIS.

"Melalui sinergi ini, BPJS Kesehatan akan memperoleh validitas data calon peserta JKN-KIS, dan juga dipergunakan untuk memperbarui data peserta yang sudah terdaftar di data kepesertaan BPJS Kesehatan," kata Fachmi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Alat pendeteksi kartu KTP-el digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran peserta baru dan proses mutasi data peserta.

Dalam hal pendaftaran, calon peserta JKN-KIS cukup meletakkan KTP-el ke mesin pendeteksi kartu dan meletakan jari telunjuk ke pemindai sidik jari. Setelah itu data KTP-el di pendeteksi kartu akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Selanjutnya, petugas BPJS Kesehatan akan meminta konfirmasi data anggota keluarga dan menerbitkan akun virtual bagi calon peserta JKN-KIS tersebut.

"Tahun 2018 mendatang, kami berupaya setiap kantor cabang mempunyai setidaknya satu 'card reader' KTP-el. Harapannya, optimalisasi pendataan NIK tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan akurasi data peserta JKN-KIS dan data kependudukan secara umum," ucap Fachmi.

Sebelumnya BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sejak April 2013 dalam hal akses database kependudukan untuk proses validasi data calon peserta JKN-KIS.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan hingga 22 Desember 2017, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 187.715.780 jiwa atau lebih dari 70 persen total populasi Indonesia.


(Arbi/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats