Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 11 April 2017 08:47 WIB

LintraMax Pelopor Cerdas Berbasis Cloud Penuhi Kebutuhan Industri Kelapa Sawit

Jakarta, HanTer - LintraMax Sdn. Bhd, perusahaan penyedia solusi perangkat lunak manajemen perkebunan, bersama PT Earthline hari ini memperkenalkan Quarto, sebuah sistem manajemen cerdas berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
 
Diciptakan sebagai model Software-as-a-service (SaaS), Quarto adalah satu solusi menyeluruh yang memungkinkan perusahaan mengelola bisnis perkebunan mereka dengan hanya menggunakan satu sistem yang mampu mencakup seluruh fungsi utama dari pengelolaan usaha.
 
Terbukti berhasil dalam menyediakan solusi manajemen perkebunan secara terpadu bagi lebih dari 600 perkebunan dan 70 pabrik di Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini, LintraMax mempersembahkan sebuah pelopor kemajuan di sistem manajemen pintar berbasis cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri kelapa sawit Indonesia berkat kemampuan yang fasih dan efisien dalam memenuhi persyaratan rumit setiap perusahaan.
 
Teknologi canggihnya mampu mempersingkat pengelolaan dan alur kerja perkebunan untuk membantu meningkatkan kemampuan penelusuran dan memangkas biaya pengelolaan perkebunan. Sistem baru ini juga mempermudah pemilik usaha untuk mengakses data perkebunan mereka kapan saja dan dimana saja melalui web browser pada ponsel manapun.
 
Berbasis di Jakarta, PT Earthline merupakan satu-satunya rekan yang melakukan kegiatan penjualan dan mendistribusikan berbagai solusi Lintramax, termasukQuarto, di Indonesia. PT. Earthline menyediakan layanan pemetaan berdasarkan citra satelit beresolusi tinggi serta foto udara dari pesawat tanpa awak (drone).
 
Pengembangan dan pemasaran Quartoturut didukung kucuran dana dari Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) melalui divisi Product Development and Commercialization Fund (PCF). Sebelum kehadiran Quarto, LintraMax telah fokus mengembangkan sebuah sistem yang menjadi landasan dalam pengelolaan perkebunan dan pabrik di Indonesia, Malaysia dan Papua Nugini.
 
Sistem landasan ini membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk implementasi dan pemeliharaan dibandingkan dengan penawaran Quarto sebagai solusi manajemen berbasis teknologi cloud.
 
Founder and Managing Director of LintraMax, Khor Kheng Khoon mengatakan pihaknya sangat bersemangat dalam meluncurkan Quarto. Menjalankan sebuah bisnis perkebunan minyak kelapa sawit dapat menjadi sangat menantang bila tidak ada sistem yang tepat dan sesuai untuk mengelola bermacam tindakan operasional, fungsi dan juga proses.
 
"Tanpa sistem pengelolaan perkebunan yang terintegrasi seperti Quarto, bisnis perkebunan kerap mengalami kesulitan untuk mengetahui kejadian aktual pada area perkebunan. Untuk mengatasi permasalahan ini dan berbagai hal lain, kami memperkenalkan Quarto, sistem baru yang inovatif, efisien, andal, dan aman untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perkebunan dalam berbagai skala,” jelasnya, kemarin.
 
Perry Mandeville, President Director, Earthline mengakui sungguh bersemangat dalam menambahkan LintraMax sebagai salah satu layanan pihaknya untuk membantu pelanggan mengelola perkebunan mereka dengan lebih baik demi mencapai potensi pencapaian hasil yang maksimal.
 
"Earthline akan terus menantikan kolaborasi yang bermanfaat dengan LintraMax dan seluruh komponennya,” jelasPerry Mandeville.
 
Sedangkan, Dr. Ir. Karl Ng, Director, and Innovation Capital of MDEC LintraMax mengatakan telah mendapat penghargaan Product Development and Commercialization Fund untuk sistem pengelolaan perkebunan berbasis teknologi cloud milik mereka, yang bertujuan menghadirkan format digital pada industri perkebunan baik lokal maupun global.
 
Ditambahkan Khor Kheng Khoon,  pihaknya begitu gembira menyadari bahwa MDEC sehaluan dengannya. Dukungan yang diberikan MDEC pada saat penting selama fase pengembangan dan kini pada momen peluncuran Quarto kepada kalangan umum menjadi nilai lebih bagi LintraMax.
 
"Saat ini, fokus LintraMax adalah memperkenalkan dan memasarkan Quarto kepada perkebunan di Indonesia, sebagai salah satu pasar penting. Indonesia memiliki potensi pasar yang luas bagiQuarto dalam menghadirkan solusi efektif dan cerdas bagi bisnis perkebunan minyak kelapa sawit,” papar Khor Kheng Khoon lagi.
 
Peluncuran Quarto membawa kabar gembira untuk pemilik bisnis perkebunan minyak kelapa sawit di Indonesia yang kekurangan sumber daya dalam menangani infrastruktur IT internal karena mereka kini dapat beralih ke pengelolaan perkebunan yang menggunakan sistem berbasis cloud melalui teknologi mobile computer seperti tablet atau laptop.
 


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats