Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 19 April 2017 22:59 WIB

Kualitas Lulusan Perguruan Tinggi Indonesia Rendah

Jakarta, HanTer - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengakui kualitas lulusan perguruan tinggi di Tanah Air masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga.

"Kualitas lulusan perguruan tinggi kita masih rendah dibandingkan negara tetangga. Indeks pembangunan manusia kita masih 0,68, bandingkan dengan Singapura yang mencapai 0,9 persen, Brunei 0,85, Malaysia 0,77, dan Thailand 0,72," kata Nasir, dilansir Antara Rabu (19/4/2017).

Nasir mengatakan, ada beberapa hal yang membuat kualitas lulusan pendidikan tinggi rendah yakni keterampilan komunikasi yang rendah, daya kritis rendah, keterampilan memecahkan masalah rendah, dan toleransi yang juga rendah.

"Untuk itu, kami selalu mengingatkan lulusan perguruan tinggi untuk meningkatkan kompetensi seperti kemampuan penguasaan Bahasa Inggris, sekarang minimal TOEFL 550. Kalau di bawah itu berat bersaing," katanya. Kompetensi yang dimiliki lulusan perguruan tinggi harus sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu berharap lulusan perguruan tinggi malah menambah daftar panjang jumlah pengangguran di Tanah Air. Dia mengatakan banyak masalah yang harus diperhatikan pada era globalisasi. Berbagai permasalahan mengenai efesiensi dan daya saing menjadi tantangan.
 


(Ant/Abe)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats