Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 24 Agustus 2017 15:15 WIB

AMPG DKI Sumbang Korban Kebakaran Kampung Bulak Tengah

Jakarta, HanTer - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta kembali memberikan bantuan untuk korban kebakaran. Kali ini ormas sayap Partai Golkar tersebut memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kampung Bulak Tengah, Klender,  Duren Sawit, Jakarta Timur. Berbagai bantuan seperti sembako, obat-obatan, air minum kemasan dan pakaian diberikan AMPG DKI Jakarta.
 
"Kali ini kita juga berikan pakaian dalam dan popok untuk balita serta tikar untuk alas tidur. Jumlah bantuan kali ini lebih banyak dibandingkan ketika kita memberikan bantuan korban kebakaran di Kebon Pala," ujar Rob Clinton Kardinal di lokasi kebakaran, Kamis (24/8/2017).
 
Menurut Clinton, jumlah bantuan lebih banyak diberikan karena selain AMPG tingkat DKI Jakarta, AMPG tingkat pusat juga memberikan sumbangan. Saling bantu antara AMPG pusat dan DKI Jakarta karena AMPG sangat berkomitmen untuk membantu para korban yang terkena bencana. Bantuan diberikan untuk meringankan beban para korban yang terkena musibah sehingga bisa bersemangat kembali dalam menjalani hidup.  
 
"Bantuan ini bentuk bahwa AMPG betul-betul membantu korban yang terkena musibah. Harapannya bantuan ini bisa meringankan beban para korban yang terkena musibah. Sehingga para korban bisa semangat lagi untuk beraktivitas dan berkarya," paparnya. 
 
Sementara itu Lurah Klender, Abdul Rahman Hakim mengatakan, setidaknya ada 1.201 warga yang terpaksa mengungsi karena musibah kebakaran. Saat ini para korban kebakaran mengungsi di Gedung Kelurahan Klender. Diantara korban ada yang menempati ruangan kosong Gedung Kelurahan. Ada juga diantara para korban yang menempati tenda di pelataran Gedung Kelurahan.
 
Para korban pun diberi waktu selama 3 tiga hari untuk mengungsi kemudian diperpanjang lagi 3 hari. Namun jika sudah lewat dari enam hari maka para korban kebakaran harus meninggalkan lokasi pengungsi mencari tempat tinggal baru.
 
Para warga sendiri, kata Lurah mendirikan bangunan diatas lahan milik Hokiharta terpidana korupsi secara ilegal. Sehingga para korban kebakaran tidak bisa kembali mendirikan bangunan tempat tinggal diatas lahan tersebut. Dalam kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 400 pintu. Rumah yang terbakar sebagian besar semi permanen berbentuk kontrakan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi Selasa (22/8/2017) kemarin.


(Safari)




Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats