Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 13 September 2017 18:31 WIB

Arief Poyuono: Surat Fadli Zon Intervensi KPK Rusak Marwah Gerindra

Jakarta, HanTer - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai, surat yang dilayangkan kolega separtainya Fadli Zon ke KPK meminta menunda pemeriksaan Setya Novanto salah kaprah.
 
''Setiap kader parpol yang terpilih sebagai anggota DPR-RI, kemudian diajukan partai menjadi Pimpinan DPR tidak bisa seenak jidatnya saja membuat surat permintaan penundaan pemeriksaan tersangka korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto oleh KPK, hingga proses pengajuan praperadilan Setya Novanto selesai,'' kata Arief di Jakarta, Rabu, (13/9/2017). 
 
Arief mengatakan, kedudukan Fadli Zon di DPR itu merepresentasikan Partai Gerindra dan pemilihnya. Jadi sekalipun Fadli Zon menjadi Wakil ketua DPR RI harus berkoordinasi dengan ketua Fraksi Gerindra di DPR RI. Fadli Zon duduk sebagai Wakil ketua DPR itu di tempatkan dan ditugaskan partai.
 
''Sudah benar Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra sekaligus ketua Fraksi Gerindra di DPR RI protes. Sebab Surat Fadli Zon bukan inisiatif Partai Gerindra. Surat itu inisiatif pribadi Fadli Zon saja sebagai sahabat karib Setnov yang sama sama menghadiri kampanye Donald Trump,'' ujar Arief. 
 
Karenanya, surat Fadli Zon kepada KPK itu terkesan melindungi Setya Novanto sebagai tersangka korupsi KTP Elektronik bisa merusak marwah Partai Gerindra.
 
''Aneh saja, wong Pansus KPK di DPR saja Fraksi Gerindra walk out kok, ini malah terkesan melindungi calon pesakitan KPK,'' tambahnya. 
 
Karena itu. lanjutnya, KPK harus cepat memeriksa dan menahan Setya Novanto. ''Sebab ada jurispedensi yang digunakan saat mantan Kapolri Rusdiharjo yang saat menjabat Dubes Malaysia terkena kasus korupsi ditahan dalam keadaan sakit, naik kursi roda,'' pungkasnya. 
 


(Akbar)




Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats