Pemuda Indonesia di Malaysia Minta Akun Penghina Raja Malaysia Ditangkap

yp
Pemuda Indonesia di Malaysia Minta Akun Penghina Raja Malaysia Ditangkap
Ilustrasi/foto: pixabay

MALAYSIA - Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (BP KNPI) di Malaysia mengapresiasi Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kuala Lumpur yang mengambil sikap tegas terhadap akun instagram penghina Raja Malaysia. Ia minta Polri untuk segera mengusut kasusnya. 

"Jika pemilik akun Instagram @bukan_bangjago berdomisili di Wilayah NKRI maka kami mendesak agar Kepolisian RI untuk tidak melengahkan waktu dan segera melakukan pengusutan sehingga pelaku dapat tertangkap serta bertanggung jawab atas perbuatannya di depan hukum," ujar Ketua BP KNPI Malaysia, Tengku Adnan, dilaporkan antara, Minggu (3/12/2021). 

Vice President Committee ASEAN for Youth Cooperation (CAYC) ini juga minta pelaku untuk diberi tindakan hukum yang berlaku. Bila pelaku warga negara Malaysia maka ia minta diberi hukuman  maksimal sesuai  perundang-undangan yang berlaku di Malaysia.

"Apabila pelaku-nya adalah Warga Negara Indonesia, kami meminta agar Pemerintah Indonesia khususnya Kepolisian Indonesia untuk memberikan hukuman yang maksimal sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," katanya.

Kepada warga Indonesia dan Malaysia dimanapun berada, Tengku Adnan berharap untuk tidak saling mengecam atau menghina satu sama lain. Ia minta agar  kehidupan harmoni antar-masyarakat yang sudah hidup rukun tak terganggu. 

"Jika kejadian penghinaan terhadap lambang, bendera dan Lagu Kebangsaan terjadi lagi di kemudian hari di Indonesia ataupun di Malaysia, maka kami tegaskan bahwa Kepolisian Indonesia dan Polisi Malaysia harus segera mengambil tindakan proses hukum yang berlaku di negara masing-masing sehingga tindakan ini akan menjadi efek jera," katanya.

Ia juga mengapresiasi Polisi Di Raja Malaysia (PDRM) atas reaksi cepat tanggapnya yang telah melakukan penyelidikan kasus video parodi lagu Indonesia Raya. Atas upayanya, polisi menangkap pelaku, pelajar SMP, di Cianjur, Jawa Barat. (yp)