Joe Biden Bersumpah kepada Orang Amerika:
Foto : Presiden Amereika Serikat ke-46, Joe Biden

Jakarta, HanTer - Presiden Amerika Serikat ke-46, Joe Biden bersumpah bahwa sebagai presiden, dia akan berkomitmen untuk bersikap transparan kepada rakyat Amerika dalam penutupnya pada pidato pertamanya menjadi presiden, Rabu waktu setempat atau Kamis (21/1/2021) dini hari WIB.

“Teman-teman Amerika, saya tutup hari ini di mana saya memulai, dengan sumpah suci di hadapan Tuhan dan kalian semua, saya memberikan kata-kata saya. Saya akan selalu sejajar dengan Anda,” katanya dalam pidato pengukuhannya.

Biden berjanji untuk membela Amerika demi "kebaikan publik". "Aku akan membela Konstitusi. Aku akan mempertahankan demokrasi kita. Aku akan membela Amerika. Dan aku akan memberikan semua, kalian semua, pertahankan semua yang aku lakukan dalam pelayananmu, bukan memikirkan kekuasaan, tapi kemungkinan," ucapnya.

"Bukan tentang kepentingan pribadi, tetapi kepentingan publik. Dan bersama-sama kita akan menulis cerita Amerika tentang harapan, bukan ketakutan, tentang persatuan, bukan perpecahan. Tentang terang, bukan kegelapan. Kisah kesopanan dan martabat, cinta dan penyembuhan, kebesaran dan kebaikan, " tambah presiden berusia 78 tahun itu.

Dia mengakhiri pesan untuk orang Amerika, mengatakan bahwa mereka bertemu saat ini. "Semoga ini menjadi cerita yang membimbing kita, cerita yang menginspirasi dan cerita yang menceritakan usia yang akan datang yang kita jawab panggilan sejarah," tuturnya.

"Kita bertemu saat ini, demokrasi dan harapan, kebenaran dan keadilan tidak mati dalam pengawasan kita tetapi berkembang, bahwa Amerika mengamankan kebebasan di rumah dan berdiri sekali lagi sebagai mercusuar bagi dunia. Itulah yang kita berutang kepada nenek moyang kita, satu sama lain dan generasi untuk diikuti. Dengan tujuan dan tekad, kita beralih ke tugas-tugas di zaman kita, didukung oleh keyakinan, didorong oleh keyakinan dan pengabdian satu sama lain dan negara yang kami cintai dengan segenap hati," pungkas Biden.