Irak Desak Iran Pulihkan Pasokan Gas Sebelum Musim Panas

Hermansyah
Irak Desak Iran Pulihkan Pasokan Gas Sebelum Musim Panas
Ilustrasi bendera Irak dan Iran

Jakarta, HanTer - Irak mendesak Iran guna memulihkan pasokan gas alam yang sangat dibutuhkan untuk pembangkit listrik di negara Arab itu berbulan-bulan setelah Teheran memutuskan untuk memutus aliran lebih dari setengah karena tunggakan.

Seorang juru bicara Kementerian Listrik Irak mengatakan pada hari Selasa (30/3/2021) bahwa Baghdad sedang mencari pemulihan hampir 28 juta meter kubik (mcm) per hari dari pasokan gas yang hilang dari Iran saat kementerian tersebut bersiap untuk musim panas ketika permintaan listrik memuncak di negaranya.

Ahmad al-Abadi mengatakan kepada wartawan dalam sebuah pengarahan bahwa Iran telah mengurangi pasokan gas ke Irak menjadi 22 mcm per hari dari hampir 50 mcm per hari pada bulan Desember ketika Perusahaan Gas Iran Nasional (NIGC) mengumumkan menghentikan aliran karena sekitar $ 6 miliar dalam tunggakan pembayaran.

Abadi mengatakan Irak dan Iran sedang mencapai solusi atas tunggakan sehingga pasokan dapat kembali ke tingkat sebelumnya sebelum dimulainya musim panas.

Dia mengatakan Irak akan membangun tiga pembangkit listrik dalam beberapa bulan ke depan untuk mencapai kapasitas produksi listrik 22 gigawatt (GW). "Kapasitas Irak saat ini mencapai 19 GW," katanya, seraya menambahkan bahwa itu jauh di bawah permintaan sebenarnya untuk listrik di rumah tangga dan industri di negara itu.

Pernyataan tersebut adalah yang terbaru datang dari pihak berwenang Irak tentang masalah sensitif impor energi dari Iran.

Irak telah menerima sejumlah pengecualian dari sanksi AS terhadap Iran untuk dapat mengimpor gas dan listrik dari tetangganya.

Namun, negara itu hanya berhasil menyelesaikan sebagian kecil dari tagihan gasnya yang besar karena mengutip sanksi perbankan yang diberlakukan oleh AS sebagai masalah utama. Hermansyah

#Iran   #Irak   #Listrik