Diduga Pasien Covid-19, 40 Mayat Ditemukan Mengambang di Sungai

yp
Diduga Pasien Covid-19, 40 Mayat Ditemukan Mengambang di Sungai

INDIA – Gelombang kedua Covid-19 di India begitu mengerikan. Setidaknya 40 mayat ditemukan membusuk di tepi Sungai Gangga di India utara, Senin (10/5/2021). Tak sedikit yang meyakini  jasad itu sebelumnya terpapar Covid-19.

World of Buzz mengutip laporan NDTV yang menyebutkan  sebagian jenazah korban Covid-19 telah dibakar. Namun banyak keluarga tak bisa mendapati tempat kremasi lagi karena dimana-mana telah penuh. Karenanya sebagian warga memilih mengkremasi di pinggir Sungai Gangga di Uttar Pradesh.

Pejabat distrik Chausa, Ashok Kumar, mengatakan sekitar 40 hingga 45 jenazah terlihat mengambang di sungai itu. Tapi ia memperkirakan sebenarnya ada sekitar 100 mayat di sana. Menurutnya, jenazah akan itu akan dikuburkan atau dikremasi.

Jasad yang mengambang itu telah membengkak dan diperkirakan sudah lima sampai tujuh hari berada di sungai. “Kami perlu menyelidiki dari mana asal mayat-mayat itu. Dari Uttar Pradesh - Bahraich atau Varanasi atau Allahabad,” ujar pejabat lain, KK Upadhyay. “Mayat itu bukan orang sini karena kami tidak memiliki tradisi membuang mayat kesungai.”

Berita ditemukannya puuhan mayat di Sungai Gangga memuat warga di desa-desa sekitar tempat ditemukannya mayat geger. Mereka khawatir terinfeksi karena juga menggunakan air sungai yang sama.

Sementara itu, BBC menyebutkan penduduk setempat melaporkan banyaknya korban meninggal akibat Covid-19 membuat warga kekurangan kayu untuk melakukan kremasi. Selain itu, banyak keluarga tak punya cukup uang untuk biaya pemakaman hingga keuarga terpaksa melepas jasad orang yang dicintai dengan membuangnya ke sungai.

“Rumah sakit swasta layaknya perampok. Orang biasa tak memiliki uang untuk membayar pendeta dan menghabiskan lebih banyak untuk kremasi di tepi sungai. Mereka meminta 2.000 rupee (sekira Rp387.000) hanya untuk mengeluarkan mayat dari ambulans. Maka, sungai menjadi jalan terakhir yang dilakukan mereka untuk membuang mayat,” kata satu warga.

Mayat-mayat itu telah menyebabkan permainan menyalahkan antara Uttar Pradesh dan Bihar.

India melaporkan 22.991.927 kasus Covid-19 dengan anga kematian 250.025 orang. Namun, para ahli yakin jumlah kematian sebenarnya lebih tinggi dari angka itu. (yp)