Sikap Iran Pada Pembicaraan Nuklir Tidak Berubah, Meski Setelah Pemilihan Presiden

Hermansyah
Sikap Iran Pada Pembicaraan Nuklir Tidak Berubah, Meski Setelah Pemilihan Presiden
Juru bicara kabinet Iran Ali Rabiei

Jakarta, HanTer - Kebijakan Iran dalam pembicaraan dengan kekuatan dunia dalam menghidupkan kembali perjanjian nuklir Teheran 2015, tetap tidak berubah setelah pemilihan presiden pada 18 Juni mendatang, karena masalah itu diputuskan oleh kepemimpinan tertingginya, kata seorang juru bicara pemerintah, Selasa (8/6/2021).

"Kami telah menunjukkan bahwa kami mematuhi kewajiban internasional kami dalam segala keadaan, dan ini adalah keputusan nasional," kata juru bicara kabinet Ali Rabiei dalam konferensi pers mingguan.

Rabiei mengatakan kebijakan nuklir Iran, yang ditetapkan oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, tidak terkait dengan perkembangan internal dan bahwa pemerintah baru akan mempertahankan kebijakan yang sama seperti yang diikuti dalam pembicaraan Wina yang dimulai pada bulan April.

"Selama semua pihak dalam perjanjian nuklir mematuhi komitmen mereka, mereka dapat yakin bahwa Iran tidak akan meninggalkan kewajibannya," kata Rabiei.

Meski demikian, para diplomat, pejabat dan analis Iran pun mengatakan sejumlah hambatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir tetap ada menjelang pembicaraan yang akan dilanjutkan minggu ini, menunjukkan kembalinya kepatuhan terhadap perjanjian itu masih jauh.

Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Amerika Serikat masih tidak tahu apakah Iran siap untuk melanjutkan kepatuhan dengan kesepakatan nuklir dan jika Teheran terus melanggar pakta, "waktu breakout" yang dibutuhkan untuk mengumpulkan cukup bahan fisil untuk senjata nuklir akan menyusut menjadi berminggu-minggu.

Seperti diketahui, kisruh ini terjadi lantaran mantan presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan pada 2018, mendorong Iran untuk terus melampaui batas perjanjian pada program nuklirnya yang dirancang, untuk mempersulit pengembangan bom atom, sebuah ambisi yang dibantah Teheran.

#Iran   #JCPOA   #Nuklir