Biden: Serangan Siber Pasti Ada Konsekuensinya
Foto : Presiden AS Joe Biden

Jakarta, HanTer - Pasca pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden AS Joe Biden ketika melakukan konferensi pers tunggal ditanya tentang konsekuensi apa yang akan terjadi jika ada campur tangan pemilu lebih lanjut atau serangan keamanan siber lainnya terhadap AS.

"Dia tahu ada konsekuensinya. Dia tahu saya akan mengambil tindakan," kata Biden kepada wartawan di Jenewa. 

"Mari kita luruskan: Bagaimana jadinya jika Amerika Serikat dilihat oleh seluruh dunia sebagai campur tangan langsung dengan pemilihan negara lain dan semua orang tahu itu? Bagaimana jadinya jika kita terlibat dalam kegiatan yang dia lakukan? Ini mengurangi kedudukan sebuah negara yang berusaha mati-matian untuk memastikan mempertahankan posisinya sebagai kekuatan dunia utama," ucapnya.

Sebelumnya pada konferensi pers tunggal Vladimir Putin, pemimpin Rusia itu mengatakan jika kedua negara akan memulai konsultasi tentang keamanan siber.

Sedangkan Biden pada bagian konferensi persnya mengatakan bahwa area tertentu dari infrastruktur kritis harus terlarang untuk serangan siber.

Biden mengatakan dia menguraikan 16 entitas spesifik yang didefinisikan sebagai infrastruktur penting, termasuk energi dan air, yang harus disepakati kedua belah pihak berada di luar batas untuk perang dunia maya.

“Prinsipnya adalah satu hal, itu harus didukung oleh praktik. Negara yang bertanggung jawab perlu mengambil tindakan terhadap penjahat yang melakukan aktivitas ransomware di wilayah mereka,” kata Biden.

Biden tidak mengatakan bagaimana tanggapan Putin selain mengatakan kedua belah pihak setuju untuk menugaskan para ahli untuk "bekerja pada pemahaman khusus tentang apa yang terlarang dan untuk menindaklanjuti kasus-kasus tertentu.

Biden mneyebut dalam menanggapi pertanyaan lanjutan bahwa dia mengatakan kepada Putin bahwa AS memiliki "kemampuan siber yang signifikan" dan akan menanggapi serangan siber lebih lanjut.  "Dia tahu itu. Dia tidak tahu persis apa itu, tapi dia tahu itu penting. Jika ternyata mereka melanggar norma dasarnya, kami akan merespons," kata Biden.