Azerbaijan Sebut Armenia Targetkan Posisi Tentara di Nakhchivan
Foto : Ilustrasi tentara Armenia

Jakarta, HanTer - Azerbaijan mengatakan bahwa pos-pos tentaranya di Republik Otonomi Nakhchivan diserang oleh pasukan Armenia pada Senin (2/8/2021). waktu setempat.

Unit-unit angkatan bersenjata Armenia dari posisi-posisi dekat desa Arazdeyen di wilayah Vedi dengan menggunakan senjata ringan menembaki posisi-posisi Tentara Azerbaijan ke arah pemukiman Haydarabad di wilayah Sadarak di Republik Otonomi Nakhchivan," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Azerbaijan melaporkan tidak ada korban jiwa dan mengatakan pihaknya membalas dengan tembakan balasan. "Saat ini situasi ke arah ini stabil, unit kami mengendalikan situasi operasional," tambahnya.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet telah tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Bentrokan baru meletus pada September 2020, dan berakhir pada 10 November dengan gencatan senjata yang ditengahi Rusia.

Selama konflik 44 hari, Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desa dari pendudukan Armenia selama hampir tiga dekade.

Gencatan senjata dipandang sebagai kemenangan bagi Azerbaijan dan kekalahan bagi Armenia, yang angkatan bersenjatanya mundur sesuai dengan kesepakatan.

Sebuah pusat gabungan Turki-Rusia didirikan untuk memantau gencatan senjata. Pasukan penjaga perdamaian Rusia juga telah dikerahkan di wilayah tersebut.