Arab Saudi Izinkan 49 Negara Ajukan E-visa, Indonesia Belum Termasuk
Foto : Seorang turis berjalan melalui kota Jeddah, Arab Saudi.

Jakarta, HanTer - Otoritas Arab Saudi telah membuka kembali perbatasannya untuk turis asing sejak awal Agustus ini atau hari Minggu (1/8/2021) lalu dan mulai mengizinkan masuk bagi pemegang visa turis setelah larangan selama berbulan-bulan karena pandemi virus Corona.

Meski demikian, hanya pelancong yang telah divaksinasi lengkap yang diizinkan memasuki Kerajaan, dan semua penumpang harus memberikan tes PCR negatif dalam waktu 72 jam sejak waktu keberangkatan.

Warga dari 49 negara dapat mengajukan visa turis melalui situs web “Spirit of Saudi”, visitsaudi.com.

Namun dari deretan negara tersebut, belum termasuk Indonesia di dalamnya, meski sebagai negara dengan mayoritas muslim yang tidak sedikit ingin berziarah, melakukan ibadah umrah yang telah terhenti sejak hampir dua tahun belakangan ini. Hermansyah

Negara-negara yang warganya dapat diberikan kunjungan wisata :
1. Amerika Serikat
2. Kanada
3. Andorra
4. Austria
5. Belgia
6. Bulgaria
7. Kroasia
8. Siprus
9. Republik Ceko
10. Denmark
11. Estonia
12. Prancis
13. Yunani
14. Belanda
15. Hongaria
16. Islandia
17. Irlandia
18. Italia
19. Polandia
20. Latvia
21. Finlandia
22. Jerman
23. Liechtenstein
24. Lithuania
25. Luksemburg
26. Malta
27. Monako
28. Montenegro
29. Norwegia
30. Rusia
31. Portugal
32. San Marino
33. Rumania
34. Ukraina
35. Slovakia
36. Slovenia
37. Spanyol
38. Swiss
39. Swedia
40. Brunei
41. China (termasuk Hong Kong dan Macau)
42. Jepang
43. Australia dan Oceania
44. Selandia Baru
45. Malaysia
46. ​​Singapura
47. Korea Selatan
48. Kazakhstan
49. Inggris Raya