Tahun Depan Iran akan Luncurkan Reaktor Riset Nuklir Arak
Foto : Reaktor nuklir Iran di Arak

Jakarta, HanTer - Sebuah reaktor nuklir Iran yang diubah dari produksi air berat menjadi fasilitas penelitian pembangkit listrik akan diluncurkan dalam waktu satu tahun, juru bicara komisi energi parlemen mengumumkan pada Senin (4/10/2021).

Di bawah kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia, republik Islam itu menutup reaktor Arak asli di provinsi Markazi sehingga tidak dapat menghasilkan plutonium tingkat militer.

Ia juga berjanji bahwa penggantian reaktor asli dengan yang baru akan mendukung "penelitian nuklir damai".

Seperti dilansir Fars, Mustafa Nakhai, juru bicara komisi energi legislatif, mengatakan "reaktor Arak IR-20 akan diluncurkan dalam satu tahun dari sekarang".

Nakhai mengatakan dia pada gilirannya mengutip Mohamed Eslami, yang baru diangkat untuk mengepalai organisasi Energi Atom Iran (AEOI).

Dia juga mengutip Eslami yang mengatakan reaktor IR-20 baru di Arak akan menghasilkan pembangkit listrik tenaga nuklir 8.000 MW yang direncanakan, yang akan dicapai dengan pembangunan reaktor tambahan.

Sebelumnya, kepala nuklir Eslami juga mengatakan pada pertengahan September lalu selama kunjungan lapangan ke Arak, bahwa Iran ingin membangun fasilitas penelitian yang telah lama direncanakan "secepat mungkin".

AEOI telah mengatakan awal tahun ini bahwa mereka akan melakukan uji coba reaktor baru dalam tiga bulan pertama tahun Iran, yang dimulai pada 21 Maret.

Kesepakatan nuklir 2015 memberi Iran keringanan sanksi sebagai imbalan atas kontrol ketat pada program nuklirnya, yang dipantau oleh PBB.

Teheran secara bertahap membatalkan komitmen nuklirnya sejak 2019, setahun setelah presiden AS saat itu Donald Trump menarik diri dari kesepakatan multilateral dan mulai menerapkan kembali sanksi.

Pembicaraan dimulai pada bulan April di Wina dalam upaya untuk membawa AS kembali ke dalam kesepakatan, tetapi dialog telah terhenti sejak Juni, ketika ultrakonservatif Ebrahim Raisi terpilih sebagai presiden Iran.