Mantan Menlu AS Colin Powell Meninggal Dunia Lantaran Komplikasi Covid-19
Foto : Colin Powell

Jakarta, HanTer - Colin Powell, mantan menteri luar negeri kulit hitam pertama AS dan perwira tinggi militer, meninggal pada Senin (18/10/2021) pada usia 84 karena komplikasi dari Covid-19, meski dirinya telah mendapatkan penuh.

“Kami telah kehilangan suami, ayah, kakek, dan orang Amerika yang luar biasa dan penyayang,” kata keluarganya dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Powell adalah salah satu tokoh kulit hitam terkemuka Amerika selama beberapa dekade. Dia diangkat ke pos senior oleh tiga presiden Republik dan mencapai puncak militer Amerika Serikat karena mendapatkan kembali kekuatannya setelah trauma Perang Vietnam.

Powell, yang terluka di Vietnam, menjabat sebagai penasihat keamanan nasional AS di bawah Presiden Ronald Reagan 1987-1989. Sebagai seorang jenderal bintang empat tentara, ia adalah ketua Kepala Staf Gabungan militer di bawah Presiden George HW Bush selama 1991 Perang Teluk, di mana pasukan pimpinan AS mengusir pasukan Irak dari negara tetangga Kuwait.

Powell, seorang Republikan moderat dan seorang pragmatis, mempertimbangkan tawaran untuk menjadi presiden kulit hitam pertama pada tahun 1996 tetapi kekhawatiran istrinya Alma tentang keselamatannya membantunya memutuskan sebaliknya. Pada tahun 2008, ia memutuskan hubungan dengan partainya untuk mendukung Demokrat untuk Barack Obama, yang menjadi orang kulit hitam pertama yang terpilih berkantor di Gedung Putih.

Dia akan selamanya dikaitkan dengan presentasi kontroversialnya pada 5 Februari 2003, kepada Dewan Keamanan PBB, membuat kasus Presiden George W. Bush bahwa Presiden Irak Saddam Hussein merupakan bahaya yang akan segera terjadi bagi dunia karena persediaan senjata kimia dan biologinya.

Powell kemudian mengakui bahwa presentasi itu penuh dengan ketidakakuratan dan kecerdasan memutar yang diberikan oleh orang lain dalam pemerintahan Bush. "Itu mewakili noda yang akan selalu menjadi bagian dari catatan saya," kata Powell beberapa waktu lalu.

Robert Charles, yang pernah menjabat sebagai asisten menteri luar negeri di bawah Powell mengatakan jika mendiang merupakan salah satu orang terhebat yang pernah dikenalnya.

"Dia pria yang baik dan juga hebat. Dia memiliki selera humor yang tinggi. Dia sangat peduli dengan orang-orang. Dia adalah teman bagi semua orang; dia tidak mengambil hal-hal secara pribadi. Itu mungkin salah satu cara dia mencapai poin dalam hidup yang dia dapatkan," ucapnya kepada Fox News.

"Dia adalah orang yang sangat penyayang. Dia peduli pada semua orang. Dia baik dan jujur ​​dengan orang-orang. Integritas selalu di garis depan... ini adalah pria yang benar-benar berjalan; dia menghayati kata-kata yang dia ucapkan selalu optimis,” tambahnya.

Sementara itu, pensiunan Jenderal AS Mark Hertling kepada CNN mengatakan jika Powell seorang prajurit yang hebat, seorang pemimpin yang fenomenal."

Sedangkan Senator AS dari Virginia, Mark Warner, di Twitter menuliskan, “Jenderal Powell adalah seorang patriot dan pelayan publik. Semoga ia beristirahat dalam damai." Hermansyah