Uji Coba pada Anak-anak, Vaksin Pfizer Covid-19 Diklaim Memiliki Kemanjuran 90 Persen
Foto : Ilustrasi vaksin

Jakarta, HanTer - Vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 menunjukkan kemanjuran 90,7 persen melawan virus corona dalam uji klinis terhadap anak berusia lima hingga 11 tahun, kata pembuat obat AS itu pada Jumat (22/10/2021).

"Sebanyak 16 anak dalam uji coba yang menerima plasebo terkena Covid-19, dibandingkan dengan 3 anak yang divaksinasi," kata Pfizer dalam dokumen pengarahan yang diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.

Karena lebih dari dua kali lebih banyak anak dalam uji coba 2.268 peserta diberi vaksin daripada plasebo, yang setara dengan kemanjuran yang lebih baik dari 90 persen.

Uji klinis Pfizer pada mereka yang berusia 5 hingga 11 tahun tidak dirancang terutama untuk mengukur kemanjuran melawan virus.

Sebaliknya, ia membandingkan jumlah antibodi penetral yang diinduksi oleh vaksin pada anak-anak dengan respons penerima yang lebih tua dalam uji coba dewasa mereka.

Berdasarkan hasil tersebut, Pfizer dan BioNTech bulan lalu mengatakan bahwa vaksin Covid-19 mereka menginduksi respons kekebalan yang kuat pada anak-anak.

Penasihat luar untuk FDA dijadwalkan bertemu pada hari Selasa untuk memilih apakah akan merekomendasikan agar badan tersebut mengizinkan vaksin untuk kelompok usia tersebut.

Vaksin Pfizer/BioNTech sudah memiliki otorisasi peraturan AS untuk orang yang berusia minimal 12 tahun, termasuk persetujuan penuh FDA pada bulan Agustus untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas.

Sekitar 190 juta orang di Amerika Serikat telah divaksinasi lengkap, termasuk lebih dari 11 juta yang berusia 12 hingga 17 tahun yang telah menerima vaksin Pfizer.

Jika FDA mengizinkan vaksin untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun, sekelompok penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS akan bertemu pada 2 dan 3 November untuk membuat rekomendasi kepada agensi tentang bagaimana suntikan harus diberikan. Sebagian besar negara bagian menunggu CDC untuk menandatangani rekomendasi vaksin sebelum mereka mulai memberikan suntikan.