Rehab Rumah Dinas Lurah-Camat; PSI : Jangan Sampai Tidak Ditinggali
Foto :

Jakarta, HanTer - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana menyoroti pelaksanaan kegiatan Rehab Berat dan Total Rumah Dinas Lurah-Camat pada RAPBD 2022 senilai total 160 Milliar. William meminta agar pelaksanaan rehab ini membuat rumah dinas Lurah dan Camat benar-benar ditinggali.

"Prakteknya, seringkali bahkan setelah direnovasi rumah dinas lurah dan camat tidak dipergunakan. Saya meminta jika memang direhab, maka lurah dan camat harus tinggal di rumah dinasnya. Intinya harus bisa meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat," pungkasnya di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

William mengatakan bahwa Lurah dan Camat yang tidak tinggal di rumah dinas membuat pekerjaan pelayanan masyarakat tidak maksimal. Lurah dan Camat akan sulit ditemui oleh masyarakat dan kurang tanggap jika butuh turun ke wilayah.

Selain itu William juga menyoroti rendahnya realisasi dari kegiatan rehab rumah dinas Camat dan Lurah di tahun-tahun sebelumnya. Contohnya di Jakarta Pusat pada tahun 2020 realisasi rehab rumah dinas hanya pada angka 50 lokasi dari target 80 lokasi.

"Perencanaan rehab rumah dinas juga harus matang, jangan sampai sudah dianggarkan besar tetapi realisasinya rendah seperti tahun-tahun sebelumnya," tutup Willliam.