Helikopter Militer Azerbaijan Jatuh Tewaskan 14 Orang
Foto : Sebuah file foto menunjukkan helikopter militer Azerbaijan terbang selama pertempuran di wilayah memisahkan diri Nagorno-Karabakh dekat kota Terter, Azerbaijan 23 Oktober 2020.

Jakarta, HanTer - Sedikitnya 14 orang tewas ketika sebuah helikopter militer Azerbaijan jatuh di wilayah timur negara Kaukasus Khyzy, menurut dinas perbatasan bekas republik Soviet itu.

"Empat belas orang tewas dan dua lainnya terluka akibat kecelakaan helikopter layanan perbatasan negara bagian," kata penjaga perbatasan dalam sebuah pernyataan, pada Selasa (30/11/2021), menambahkan bahwa 13 dari korban adalah perwira militer.

Pejabat sebelumnya mengatakan bahwa "sebuah helikopter militer milik dinas perbatasan negara Azerbaijan jatuh hari ini di lapangan terbang Garakheybat di wilayah Khyzy sekitar pukul 10:40 (GMT 0640) saat melakukan penerbangan pelatihan," kata dinas perbatasan dan jaksa agung.

"Ada kematian dan luka-luka di antara para kru. Investigasi sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu," kata pernyataan bersama itu.

Insiden itu terjadi dua minggu setelah Azerbaijan dan tetangganya Armenia melaporkan pertempuran terburuk di sepanjang perbatasan bersama mereka sejak berperang tahun lalu atas wilayah Nagorno-Karabakh yang diperebutkan.

Perang enam minggu merenggut lebih dari 6.500 nyawa dan berakhir pada November 2020 dengan gencatan senjata yang ditengahi Rusia. Kesepakatan itu membuat Yerevan menyerahkan petak-petak wilayah yang telah dikuasainya selama beberapa dekade.

Enam tentara Armenia dan tujuh tentara Azerbaijan tewas pada 16 November dalam pertikaian dalam pertempuran. Gencatan senjata dinegosiasikan pada hari yang sama oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Ketegangan antara Baku dan Yerevan telah meningkat sejak Mei, ketika Armenia mengatakan militer Azerbaijan melintasi perbatasan selatannya untuk "mengepung" sebuah danau yang dimiliki oleh kedua negara.