Airlangga Hartarto Izinkan Kompetisi Honda DBL Luar Jawa-Bali
Foto : Menpora Zainudin Amali, CEO dan Founder DBL Indonesia Azrul Ananda dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung penuh seluruh kegiatan yang akan dilakukan pada kompetisi bola basket antar pelajar SMA, Honda Developmental Basketball League (DBL) 2021-2022 yang akan menggelar kompetisi ke seluruh Indonesia khususnya di wilayah luar Jawa-Bali. Airlangga menegaskan kompetisi Honda DBL tetap harus digelar dengan protokol kesehatan ketat.

"Atas permintaan dari Bapak Menpora dan DBL yang memberikan surat kepada Kementerian Perekonomian, terkait penyelenggaraan DBL di 5 kota di luar Jawa-Bali (Banda Aceh, Jayapura, Padang, Manado, Jambi) tahun 2021 ini, izin sudah diberikan," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat jumpa media Honda DBL Go Nusantara! di Lapangan Basket, Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (30/11).

Selain di lima kota itu, di tahun 2022 juga akan digelar di beberapa kota besar lainnya yang juga telah mengantongi izin yakni di Pekanbaru, Samarinda, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, Pontianak, Kupang, Makassar. "Tentunya dari kami mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh DBL dan tentunya kegiatan tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Airlangga menyebut, beberapa even olahraga besar juga telah sukses dilaksanakan diluar Jawa meski dalam kondisi pandemi Covid-19. "Kebetulan even besar juga digelar diluar Jawa seperti PON, Peparnas dan terakhir WSBK di Mandalika. Dan untuk kegiatan-kegiatan olahraga yang menggunakan prokes dan membentuk Satgas Covid di masing-masing kegiatan terkait dengan Covid relatif terkendali," jelasnya.

"Oleh karena itu kepada DBL kami minta agar protokol kesehatan terus dijalankan dan berdasarkan pengalaman penyelenggaraan, di Jawa relatif berada dalam protokol kesehatan yang baik," pesan Menko Airlangga yang juga sebagai penanggungjawab penanganan Covid-19 wilayah liar Jawa-Bali.

Senada dengan Menko Perekonomian, Menpora Amali juga menegaskan kompetisi DBL sangat didukung pemerintah. "Pemerintah mendukung karena dengan jnilah cara kita untuk tetap berolahraga ditengah-tengah pandemi," ujar Menpora Amali.

"Jadi, para atlet yang tergabung dalam DBL mereka ada kesempatan untuk berkompetisi tetapi juga pemanganan prokesnya sangat ketat. Dengan begitu juga membantu pemerintah dalam menangani pandemi," imbuh Menpora Amali.