Tersangka dalam Kebakaran Parlemen Afrika Selatan Muncul Di Pengadilan
Foto : Zandile Christmas Mafe, tersangka pembakaran kantor Parlemen Afrika Selatan

Jakarta, HanTer - Pria yang diduga sebagai pemicu terjadinya kebakaran yang memusnahkan gedung parlemen Afrika Selatan muncul di pengadilan pada Selasa (4/1/2022) dan akan tetap ditahan sambil menunggu sidang jaminan.

Tersangka Zandile Christmas Mafe menghadapi beberapa tuduhan termasuk pembakaran, pencurian, perusakan rumah dan pelanggaran Undang-Undang Poin Kunci Nasional, yang membatasi akses ke gedung-gedung pemerintah, menurut situs web Eye Witness News setempat.

Pengacara Mafe mengatakan dia menyangkal tuduhan itu. Mafe ditangkap di kompleks Parlemen oleh polisi setelah mereka melihat kebakaran pada Minggu pagi lalu. Kompleks Parlemen di pusat Cape Town mencakup beberapa bangunan yang berusia 130 tahun.

Juru bicara Otoritas Penuntutan Nasional Eric Ntabazalila mengatakan kepada wartawan di luar pengadilan bahwa Mafe juga ditemukan dengan bahan peledak, tetapi tidak memberikan rincian.

Sementara Nomtandazo Mbambo, selaku juru bicara unit investigasi khusus polisi Hawks, mengatakan jika polisi belum mengesampingkan kemungkinan penangkapan lebih lanjut.

"Kami akan melakukan penyelidikan penuh dan kami pikir mungkin ada orang lain yang terlibat tetapi pada tahap ini, fokusnya adalah pada yang satu ini sampai penyelidikan dapat menentukan lainnya," kata Mbabmbo kepada media di luar ruang sidang.

Seperti diberitakan sebelumnya, api menghancurkan ruang utama Parlemen Afrika Selatan, kantor dan bangunan lain di dekatnya pada hari Minggu. Si Jago Merah terus berkobar ketika angin bertiup dan membakar kantor-kantor lain. Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api baru sampai tengah malam.

Insiden itu membuat parlemen ditutup dan tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam kebakaran tersebut. Hermansyah