Negosiator AS dan Rusia Berhadapan di Jenewa Soal Ukraina
Foto : Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman

Jakarta, HanTer - Setelah berhari-hari pernyataan pesimistis di kedua belah pihak, Amerika Serikat dan Rusia memulai negosiasi alot di Jenewa pada Senin (10/1/2022) yang diharapkan Washington dapat mencegah bahaya invasi baru Rusia ke Ukraina tanpa mengakui langkah jauh Kremlin yakni mencapai tuntutan keamanan.

Pembicaraan antara Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman dimulai di misi diplomatik AS di Jenewa dengan hubungan AS-Rusia paling tegang sejak Perang Dingin berakhir tiga dekade lalu.

Pasangan ini hanya melakukan kontak mata singkat ketika mereka berpose untuk foto sebelumnya. "Pembicaraan itu menjanjikan akan panjang dan substansial," cuit misi diplomatik Rusia di Jenewa, dengan gambar dua negosiator utama berdiri di depan bendera nasional mereka.

Sherman mengatakan "AS akan mendengarkan keprihatinan Rusia dan berbagi keprihatinan kami sendiri" dalam tweet sebelumnya dari Jenewa, menambahkan bahwa tidak ada diskusi tentang keamanan Eropa yang akan diadakan tanpa kehadiran sekutu lain. Diskusi akan pindah ke pertemuan di Brussel dan Wina akhir pekan ini.

Hampir 100.000 tentara Rusia dikumpulkan dalam jangkauan perbatasan dengan Ukraina dalam persiapan untuk apa yang Washington dan Kyiv katakan bisa menjadi invasi baru, delapan tahun setelah Rusia merebut semenanjung Krimea dari bekas republik Soviet.

Rusia membantah rencana invasi dan mengatakan pihaknya menanggapi apa yang disebutnya perilaku agresif dari aliansi militer NATO dan Ukraina, yang telah condong ke Barat dan bercita-cita untuk bergabung dengan NATO.

Bulan lalu, Rusia mengajukan tuntutan besar-besaran termasuk larangan ekspansi NATO lebih lanjut dan diakhirinya aktivitas aliansi di negara-negara Eropa tengah dan timur yang bergabung setelah 1997.