Seribu UMKM Binaan Muhammadiyah Didaftarkan jadi Peserta BPJAMSOSTEK

Arbi
Seribu UMKM Binaan Muhammadiyah Didaftarkan jadi Peserta BPJAMSOSTEK
Simbolis penyerahan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada Pelaku UMKM binaan Muhammadiyah. (Ist)

Jakarta, HanTer – Sebanyak 1.493 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Majelis Ekonomi dan Kewira Usahaan Muhammadiyah didaftarkan sebagai peserta Program BPJAMSOSTEK.

Dengan begitu, pelaku UKMKM yang merupakan kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) tersebut kini resmi mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Secara simbolis, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK  Jakarta Salemba, M Izaddin menyerahkan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada Ketua Pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Asep Salwani, Senin (23/11/2020).

"Misi kami adalah melindungi seluas-luasnya, dan memicu kesadaran terhadap Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada UMKM", kata Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK  Jakarta Salemba, M Izaddin dalam kesempatan tersebut.

Tidak hanya UMKM Muhammadiyah, sambung Izan sapaan akrab M Izaddin, BPJAMSOSTEK Jakarta Salemba juga telah mendaftarkan UMKM binaan Suku Dinas KUKMP Wilayah Jakarta Pusat.

Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Asep Salwani menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap BPJamsostek dalam melindungi pekerja sektor mikro.

"Dengan dukungan dari BPJamsostek sangat membantu Majelis Ekonomi untuk memajukan UMKN dalam hal perlindungan, dan menjadi terobosan untuk solusi perlindungan dari risiko kerja" kata Asep

Izan melanjutkan, BPJAMSOSTEK juga telah bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM untuk bersama-sama mensosialisasikan program dan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pelaku usaha mikro kecil dalam bentuk MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman bersama.