KCS BTN Syariah Depok Dibidik Tumbuh Di Level 22%

Hermansyah
KCS BTN Syariah Depok Dibidik Tumbuh Di Level 22%
Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Hirwandi Gafar saat melakukan sambutan di peresmian gedung KCS Depok

Depok, HanTer - Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di Depok, menjadi KCS yang bertujuan untuk mengincar bisnis perumahan dan pendidikan di kota tersebut.

Peningkatan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian gedung oleh Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Hirwandi Gafar (kanan) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di Kantor Cabang Syariah BTN di Depok, Jawa Barat, Senin (15/3/2021).

Hirwandi mengatakan bahwa bisnis perseroan di kota-kota penyangga ibu kota mencatatkan kinerja positif meski berada di situasi pandemi. Ia juga menyebutkan lima kantor cabang syariah Bank BTN di Jawa Barat, telah menorehkan kinerja melebihi target. Salahsatunya Depok, mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang cepat ditunjang semakin banyaknya pengembangan perumahan baru dan kawasan pendidikan. 

“Kami melihat Depok merupakan kota satelit yang menjadi pusat pemukiman dan pendidikan, karena itu kami berupaya memaksimalkan penggarapan peluang di kedua bidang di kota tersebut dengan meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Syariah Depok menjadi Kantor Cabang Syariah Depok,” ucap Hirwandi di sela pembukaan KCS Bank BTN Depok.

Lebih lanjut Hirwandi menjelaskan jika ekspansi BTN Syariah di Kota Depok pun akan sejalan dengan core business Bank BTN di sektor perumahan. Ekspansi BTN Syariah ini pun akan selaras dengan strategi memperluas layanan BTN Syariah berbasis digital di segmen pendidikan. 

Dengan peningkatan status layanan kantor cabang tersebut, Hirwandi berharap dapat memberikan ruang yang lebih luas untuk melayani kebutuhan nasabah akan produk dan layanan BTN Syariah.

"Melalui peningkatan status tersebut, aset KCS Depok pun dibidik dapat tumbuh di level sekitar 22% pada akhir Desember 2021 menjadi sekitar Rp199 miliar," tutup Hirwandi.

#BTN   #Syariah   #Depok   #