Ekonomi Rakyat ‘Paceklik’, Kelaparan Didepan Mata

Alee
Ekonomi Rakyat ‘Paceklik’, Kelaparan Didepan Mata

Jakarta, HanTer - Ketua Umum DPP APKLI, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed mengatakan, saat ini daya beli rakyat makin menurun, omset pedagang menurun drastis karena pembeli sepi. Lebih dari itu, daya tahan ekonomi PKL atau UMKM sudah pada titik nadir.

“Realitas tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama dapat akibatkan kelaparan. Dan tatkala massif dan massal bisa timbulkan persoalan sosial yang pada ujung dan akhirnya sulit dikendalikan. Untuk itu, saya minta pelaku UMKM (PKL) perkokoh kebersamaan, saling mendukung dan gotong royong,” kata dr Ali dalam sambutan dan pengarahan usai
melantik DPW APKLI DKI Jakarta 2020-2025 dibawah kepemimpinan Ir Hairul Hidayat, MM, Sabtu (10/4/2021).

Hadir pada acara ini Walikota Jaktim, M. Anwar dan PLT Kepala Dinas PPUKM DKI Jakarta, Andri Yansyah.

Ali yang juga Presiden GBN dan Ketua Umum Primnaskop GSN meminta Pemprov DKI untuk segera guyur BLT ke rakyat miskin secepat-cepatnya (tepat sasaran) untuk geliatkan UMKM. Juga harus segera guyur modal usaha melalui Bank DKI dan bank penyalur KUR yang lain dengan perlonggar persyaratan semisal pemutihan BI Checking. 

“Kemudian guyur CSR BUMN/BUMD/Swasta, serta urai beban ekonomi rakyat dengan pemutihan bunga kredit tertunggak,” paparnya.

Ali berharap diseluruh wilayah DKI Jakarta tidak ada hal lain kecuali penataan dan pemberdayaan PKL sehingga usaha dan ekonominya maju dan berkembang, hidupnya sejahtera berkeadilan.