Gaji 9 Komisaris ini Tiap Bulan Bisa Beli Alphard Facelift Baru
Foto :

PT Astra International Tbk. baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satu keputusan dalam RUPST tersebut adalah menetapkan besaran maksimal honorarium bagi dewan komisaris.

RUPST memutuskan kewenangan Dewan Komisaris perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan anggota Direksi Perseoran, dengan memperhatikan kebijakan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

"RUPST juga menetapkan untuk seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan, pemberian honorarium maksimum sejumlah Rp1,6 miliar gross per bulan," demikian antara lain keterangan tertulis yang menjadi mata acara ke-4 RUPST, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/4).

Berdasarkan keputusan RUPST, honorarium Dewan Komisrais tidak hanya diberikan berdasarkan jumlah bulan dalam setahun sebanyak 12 kali, tetapi 13 kali. Honorarium akan dibayarkan sejak 1 Mei 2021 hingga penutupan rapat pemegang saham tahunan 2002.

"Presiden Komisaris diberi wewenang RUPST untuk menetapkan pembagian jumlah honorarium tersebut di antara para anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan memperhatikan pendapat dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan," lanjut keteranag tersebut.

Dewan Komisaris PT Astra Internasional yang bergaji Rp1,6 miliar sebulan itu adalah:

Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto

Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto 
Komisaris Independen: Rahmat Waluyanto 
Komisaris Independen: Apinont Suchewaboripont

Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale

Komisaris: Benjamin William Keswick

Komisaris: John Raymond Witt 
Komisaris: Stephen Patrick Gore 
Komisaris: Benjamin Birks.(us)