Jakarta, HanTer - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, meminta perusahaan memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk melindungi para pekerja, seiring dengan melonjaknya kasus penularan COVID-19 akhir-akhir ini.

"Terkait adanya lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di beberapa daerah, kita mengingatkan perusahaan-perusahaan agar menerapkan protokol pencegahan COVID-19 di masing-masing tempat kerjanya," ujar Menaker, Rabu (16/6/2021).

Ida mengatakan kunci dalam memutus rantai penularan di tempat kerja yakni kedisiplinan semua pihak dalam menerapkan protokol kesehatan. Penerapan prokes juga menjadi bagian dalam upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha.

"Kita utamakan keselamatan pekerja dengan melakukan pencegahan penyebaran pandemi di tempat kerja. Kalau semuanya sudah membaik kita harapkan produktivitas usaha akan berangsur pulih, dan perekonomian nasional juga berangsur kembali normal," katanya.

Sejak awal munculnya COVID-19, Kemenaker telah mengeluarkan beberapa aturan untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Salah satunya adalah Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

Aturan pencegahan itu penting dan harus diterapkan secara ketat di tempat kerja. Pasalnya, aturan tersebut membantu perusahaan dan perkantoran dalam melakukan perencanaan penanggulangan COVID-19. "Dengan mengikuti aturan itu, menjalankan protokol kesehatan, kita akan bisa tekan penyebaran atau klaster baru di tempat kerja," katanya, melansir Antara.

Kemenaker juga telah melakukan sosialisasi dan pengawasan secara langsung ke berbagai kawasan industri, pusat perbelanjaan, hingga perhotelan.

Berdasarkan pemantauannya, Ia melihat para pelaku usaha telah sadar dalam menaati protokol kesehatan di tempat kerja karena menjaga keselamatan dan keberlangsungan usaha merupakan tanggungjawab kita bersama.. (Ant)