Setoran Pajak Digital Capai Rp2,5 Triliun
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat realisasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) atas produk digital luar negeri yang dijual kepada konsumen di Indonesia mencapai Rp 2,5 triliun.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemkeu, Neilmaldrin Noor mengungkapkan, realisasi setoran pajak tersebut tercatat hingga periode 31 Agustus 2021.

"DJP menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan langkah proaktif dari sejumlah entitas yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN PMSE,” kata Neilmaldrin Noor, dikutip dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

DJP juga baru saja menunjuk dua perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai Pemungut PPN PMSE atas produk digital luar negeri yang dijual kepada konsumen di Indonesia. Dua pelaku usaha tersebut yakni WeTransfer B.V dan OffGamers Global Pte Ltd. Dengan penambahan dua perusahaan tersebut, maka pemungut PPN PMSE yang telah ditunjuk DJP menjadi 83 badan usaha.

Dengan penunjukan perusahaan ini, maka sejak 1 September 2021 para pelaku usaha tersebut berkewajiban memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada pelanggan di Indonesia.