Kurs Rupiah Ditutup Rp14.288
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (25/11) ditutup melemah 23 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.288 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.265 per dolar AS.

"Dolar AS menguat di tengah menguatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan moneternya lebih cepat dari rekan-rekannya," tulis Tim Riset Monex Investindo dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (25/11).

Berdasarkan hasil notula rapat pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis semalam menunjukkan bahwa sejumlah pembuat kebijakan The Fed mengatakan bahwa mereka akan terbuka untuk mempercepat penghapusan program pembelian obligasi mereka jika inflasi bergerak lebih tinggi, dan bank sentral akan bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga.

Sebelumnya, Presiden Fed San Fransisco Mary Daly juga mengatakan bahwa dia dapat melihat adanya sebuah argumen untuk mempercepat pemangkasan program pembelian obligasi The Fed.

Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Rabu (24/11) kemarin mencapai 451 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,25 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 13 kasus sehingga totalnya mencapai 143.766 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.277 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.266 per dolar AS hingga Rp14.299 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis ditutup melemah Rp.14.280 dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.272 per dolar AS. (Ant)