Kemenkop Janji Dampingi UKM Berorientasi Ekspor
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Hanung Harimba mengatakan pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap UKM berorientasi ekspor sehingga memiliki produk yang memenuhi berbagai persyaratan untuk ekspor.

"Selain itu, Kemenkop akan memberikan informasi mengenai potensi ekspor produk UKM," kata Hanung, Sabtu (27/11/2021).

Berdasarkan data Badan Pusat Statisik (BPS) pada 2021, ekspor nasional mengalami peningkatan pada triwulan III 2021 yang mencapai 22,71 persen (quarter to quarter) dengan negara tujuan utama Cina, Amerika, dan Jepang.

Kenaikan kinerja ekspor ini salah satunya disebabkan oleh peningkatan ekspor non-migas sebesar 6,75 persen dengan produk-produk utama seperti lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja, alas kaki, ampas, sisa industri makanan, serta berbagai produk kimia. "UMKM merupakan salah satu sektor yang turut serta berkontribusi mendorong peningkatan kinerja ekspor Indonesia," ujar Hanung.

Hanung menerangkan bahwa kebijakan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 memberikan insentif kepabeanan bagi UKM berorientasi ekspor.

UU itu juga memberikan kemudahan impor bahan baku dan bahan penolong industri, serta mendorong pelaku usaha UKM memanfaatkan peluang kemitraan dengan usaha besar sehingga tercipta rantai pasok yang kuat. (Arbi/Ant)