Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp14.347
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (1/12) ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.347 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.332 per dolar AS.

"Investor mencerna tanda-tanda dari Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa bank sentral akan membahas penyelesaian pengurangan aset lebih cepat dari yang direncanakan," kata analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Powell mengatakan bank sentral akan membahas apakah akan mengakhiri pengurangan aset beberapa bulan lebih awal dari yang dijadwalkan dalam pertemuannya pada akhir bulan. Pejabat The Fed tampaknya tidak senang dengan inflasi di atas target bank sentral 2 persen dan menurunkan inflasi akan menjadi penting untuk menjaga ekspektasi dekat dengan target The Fed.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,37 persen pada November 2021 karena secara umum berbagai harga komoditas mengalami kenaikan.

Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Selasa (30/11) kemarin mencapai 297 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 11 kasus sehingga totalnya mencapai 143.830 kasus.

Melansir Antara, rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.336 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.320 per dolar AS hingga Rp14.366 per dolar AS. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu ditutup melemah ke posisi Rp14.353 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.320 per dolar AS.