BPJAMSOSTEK Slipi Gelar Webinar Sosialisasikan Fasilitas Subsidi KPR bagi Peserta
Foto : Tangkapan layar Webinar BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Slipi bersama perwakilan perusahaan peserta, Kamis (2/12/2021).

Jakarta, HanTer - Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK/BPJS Ketenagakerjaan) Jakarta Slipi menggelar webinar dengan perwakilan-perwakilan perusahaan peserta di Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Kegiatan tersebut membahas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan  (Permenaker) No 17/2021 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dalam Program Jaminan Hari Tua. Permenaker No. 17/2021 merupakan perubahan atas Permenaker No. 35/2016.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Slipi Achmad Fatoni, mengatakan dalam permenaker tersebut salah satunya mengatur MLT tentang fasilitas kredit kepemilikan rumah (KPR) murah yang disubsidi oleh BPJAMSOSTEK untuk peserta. 

”Bagi peserta yang belum memiliki rumah, saya anjurkan manfaatkan betul program KPR bersubsidi dari BPJAMSOSTEK ini,” ujar Fatoni, dalam kesempatan tersebut.  

Hadir dalam webinar ini 70 perwakilan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Slipi, diantaranya Bank DBS, Ramayana, Sinarmas Multifinance, Lotte Mart Indonesia, dan Asuransi Wahana Tata.

Menurut Fatoni, MLT rumah murah tersebut adalah terobosan untuk mendukung kesejahteraan peserta BPJAMSOSTEK, untuk mengajukan fasilitas tersebut tentunya harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Dijelaskan Fatoni, tenaga kerja yang memperoleh MLT harus memenuhi syarat kepesertaan BPJAMSOSTEK yaitu sudah satu tahun terdaftar menjadi peserta, tertib administrasi, aktif membayar iuran dan merupakan rumah pertama untuk KPR dan PRP. 

Sedangkan untuk perusahaan/developer untuk memperoleh kredit konstruksi harus sudah terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK, tertib administrasi dan aktif membayar iuran. Selain itu harus juga memenuhi syarat yang ada di perbankan.

Fatoni mengatakan, peserta yang mengajukan fasilitas ini langsung saja datang ke kantor cabang perbankan rekanan untuk mengajukan KPR dengan skema subsidi BPJAMSOSTEK. Nanti pihak perbankan akan berkoordinasi dengan pihaknya untuk mendapatkan rekomendasi jika peserta memenuhi syarat. 

Menurut Fatoni, pengajuan fasilitas pembiayaan perumahan ini juga bisa dilakukan perorangan atau secara kolektif. 

”Misalnya ada seribu karyawan dari bank ingin tinggal di satu kawasan perumahan, boleh diajukan. Nanti kita akan koordinasikan dengan developer dan bank yang bekerja sama,” ungkap Fatoni. 

Dirinya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik dalam rangka menyukseskan program tersebut. ”Kami imbau peserta segera untuk ikut dalam program MLT ini,” tegas Fatoni.

(Arbi)