Rupiah Melemah Tipis ke Posisi Rp14.304
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (11/1), ditutup melemah 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.304 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.299 per dolar AS.

"Dolar AS menguat karena ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS setelah data tenaga kerja baru-baru ini mendorong beberapa bank di Wall Street untuk menaikkan perkiraan tentang seberapa cepat Federal Reserve akan menaikan suku bunga di tahun ini," kata analis Monex Investindo Futures Faisyal, Selasa (11/1/2022).

Goldman Sachs perkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak empat kali pada tahun ini dan akan mulai memproses pengurangan besaran neraca paling cepat pada Juli. Bank-bank sebelumnya memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga pada Maret, Juni, September, dan saat ini mereka perkirakan ada kenaikan lagi pada Desember.

Sementara itu J.P Morgan dan Deutsche Bank juga memperkirakan segera ada pengetatan kebijakan moneter yang agresif. Para pedagang juga memperkirakan sebesar 80 persen peluang kenaikan suku bunga pada Maret, berdasarkan CMEFedWatch Tool.

Saat ini pelaku pasar akan mencari katalis dari testimoni Gubernur The Fed Jerome Powell tentang pencalonan kembali dirinya untuk memimpin Dewan Gubernur The Federal Reserve di hadapan Komite Perbankan Senat pada pukul 22:00 WIB.

Dari domestik, jumlah kasus harian COVID-19 pada Senin (9/1) kemarin mencapai 454 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,27 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 7 kasus sehingga totalnya mencapai 144.136 kasus.

Melansir Antara, rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.290 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.274 per dolar AS hingga Rp14.311 per dolar AS. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa ditutup menguat ke posisi Rp14.299 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.323 per dolar AS.