Walikota Balikpapan Resmikan Laboratorium RT-PCR dan Fasilitas Operasi Jantung di Siloam Hospital Balikpapan

Safari
Walikota Balikpapan Resmikan Laboratorium RT-PCR dan Fasilitas Operasi Jantung di Siloam Hospital Balikpapan
Walikota Balikpapan, H.Rizal Effendy, saat meresmikan dua layanan laboratorium PCR di Siloam Hospital Balikpapan (SHBP), Senin (23/11/2020).

Balikpapan, HanTer - Layanan pemeriksaan,  tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi virus Covid-19 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur bertambah. Apalagi saat ini dibukanya laboratorium PCR di Siloam Hospital Balikpapan (SHBP). Fokus layanan pada Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test, antigen swab test, rapid test, dan tes serologi yang bermanfaat dalam deteksi Covid-19.

Kolaborasi ini digagas oleh Group Royal Golden Eagle (RGE) yang diwakili oleh PT. ITCI Hutani Manunggal  (IHM) bersama Siloam Hospital Balikpapan. 
Selain peningkatan layanan melalui laboratorium PCR, Siloam Hospitals Balikpapan turut meningkatkan fasilitas ruang operasi bedah jantung melalui kelengkapan layanan dengan teknologi terkini. 

"Saya memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah dilakukan manajemen Siloam Hospitals Balikpapan guna peningkatan layananan kesehatan di kota Balikpapan. Terlebih dimasa Pandemi Covid-19 ini, pencegahan, pengentasan Pandemi dan layanan kesehatan harus dilakukan sebaik dan secepat mungkin. Adanya kolaborasi ini kami harapkan dapat sebagai contoh guna peningkatan akses kesehatan", sambut Walikota Balikpapan, H.Rizal Effendy, saat meresmikan dua layanan SHBP, Senin (23/11/2020).

Dengan menjalankan  protokol kesehatan yang sangat ketat, kegiatan peresmian turut dihadiri  jajaran Muspida (Komandan Kodim, Kapolsek setempat) dan kadis kesehatan kota balikpapan dan rekan media. 

Laboratorium PCR Siloam Hospitals Balikpapan ini dibangun memanfaatkan area lantai 1 Siloam Hospital Balikpapan. Kapasitas pemeriksaan sejumlah 90 - 180 spesimen per hari. Proses pemeriksaan diharapkan bisa selesai dalam tempo satu hari dan  maksimal tiga hari.
Selain laboratorium PCR, pelayanan bedah jantung terbuka turut ditingkatkan.

"Di masa pandemi Covid-19, tindakan operasi oleh Siloam Hospitals Balikpapan, khususnya bedah jantung terbuka, tetap bisa dilakukan dengan aman dan tepat karena jaringan rumah sakit Siloam menjalankan protokol kesehatan bagi pasien dan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama. Masyarakat tidak perlu menunda atau merasa takut untuk menjalani operasi jantung karena kesehatan jantung adalah kondisi kesehatan yang harus segera ditangani secara cepat dan tepat", tutur Direktur Utama Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Danie Poluan, M. Kes., usai mendampingi Walikota Balikpapan dalam kegiatan peresmian. 

Dalam uraian tersebut, Danie Polutan menambahkan, selain pasien, dokter dan petugas kesehatan, staf lainnya di SHBP turut melakukan kegiatan skrining dan pemeriksaan Covid-19 secara berkala. "Guna memastikan kesehatan dan keamanan dilingkungan manajemen rumah sakit dan pasien yang kami layani", imbuh Danie. 

Melalui kegiatan peresmian, khususnya peningkatan fasilitas kamar operasi bedah jantung, Siloam Hospital Balikpapan senantiasa melayani dan menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan tindakan operasi jantung, pelayanan konsultasi, penjadwalan bedah jantung, persiapan, rujukan serta tindakan lainnya. 

"Kami akan terus memastikan pasien bisa mendapatkan penanganan jantung secara maksimal", sebut Direktur Utama Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Danie Poluan, M. Kes.

Penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama dan penyebab nomor satu kematian di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Sekitar 31% dari seluruh kematian di dunia, atau sekitar 8,7 juta, disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat sebanyak 1,5% atau 15 dari 1.000 penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner.

Siloam Hospital Balikpapan (SHBP) sebagai rumah sakit swasta terus berupaya membantu pemerintah kota dalam melayani dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Dengan melengkapi fasilitas yang ada di SHBP, masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan tidak perlu menunggu atau pergi ke luar kota/luar negeri guna melakukan operasi bedah jantung. 

Sebab SHBP telah dilengkapi oleh layanan tersebut yang akan dilaunching pada awal Bulan Desember. Tentunya layanan bedah jantung yang ada di SHBP tidak kalah dengan layanan yang ada di luar pulau. Pihak SHBP memastikan telah menyiapkan tim medis yang berkompeten dan handal dalam bidang tersebut.