Kisah Pohon Penyelamat dan Gelar Doktor Kehormatan dari IPB untuk Doni Monardo
Foto : Doni Monardo yak kuasa menahan tangis saat pidato penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari IPB. (youtube ipb tv)

BOGOR - Letjen TNI Doni Monardo tak kuasa membendung air matanya. Ia menangis saat dianugerahi gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa (HC) di bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan oleh IPB University, Sabtu (27/2/2021).

"Saya akan mempertanggungjawabkan penghargaan yang diberikan IPB," ujar Doni dengan suaran tercekat lalu berubah menjadi tangis di hadapan peserta Sidang TSenat IPB yang terdiri dari para profesor.

Peserta sidang penganugerahan Doktor Kehormatan kepada jenderal berbintang tiga tersebut ikut hening dalam tangis bahagia Doni Monardo.

Kemudian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang kini harus banting tulang mengatasi pandemi Covid-19 itu, melanjutkan pidato ilmiahnya dalam Sidang Terbuka IPB itu. Ia menegaskan akan mempertanggungjawabkan penghargaan tersebut.

"Saya akan mempertanggungjawabkan penghargaan yang diberikan IPB dan saya akan konsisten membantu menyelamatkan lingkungan hidup Indonesia," ujar Doni.

Doni Monardo dianugerahi gelar tersebut karena IPB University beranggapan Doni yang bukan akademisi manajemen sumber daya alam justru bersikap layaknya doktor bidang ilmu tersebut.

IPB University menilai Doni Monardo berhasil mengelola sumber daya alam dan lingkungan dengan luar biasa di setiap penugasannya sebagai TNI. Termasuk program prestise membersihkan Sungai Citarum yang sebelumnya mendapat julukan sungai paling tercemar di dunia.

Kepeduliannya terhadap lingkungan bukan sekadar retorika dan pencitraan pejabat. Tetapi karena sebagai wujud terima kasih kepada sebuah pohon yang menyelematkan nyawanya dalam sebuah baku tembak.

Dia selamat dari serangan roket akibat berlindung di sebuah pohon besar sehingga hanya membuatnya menderita luka.

Sejak itulah Doni Monardo selalu menanam pohon di setiap penugasannya sebagai TNI. Maka wilayah bekas tempatnya bertugas selalu hijau dengan pepohonan dan tentu saja oksigen.

Doni Monardo bahkan memiliki moto yang membuatnya terus menyelamatkan lingkungan hidup yaitu; "Kita Jaga Alam, Alam Akan Jaga Kita." (*/yp)