Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat: Alhamdulillah Bisa Salat Tarawih dan Ied Berjamaah

Harian Terbit/Safari
Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat: Alhamdulillah Bisa Salat Tarawih dan Ied Berjamaah

Warga menyambut gembira diizinkannya salat tarawih dan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah secara berjamaah di masjid. Menurut Kementerian Agama pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Indah Melati Suci, Karyawan Swasta:

Alhamdulillah….senang banget bisa salat tarawih dan idul fitri berjamaah. Ibadah kita akan lebih  terasa khusuk bila salat berjamaah. Sekaligus bisa salat bareng teman-teman sekalian silaturahmi. Tahun lalu dilarang karena Covid-19, sedih banget. Sekarang dibolehkan, tentu menggembirakan. Semoga tahun-tahun berikutnya bisa tarawih dan idul fitri berjamaah. Tentu saya akan teraokan protokol kesehatan ketat.

Lina, Ibu Rumah Tangga:

Kalau tahun lalu salat tarawih dan idul fitri dilarang berjamaah rasanya seperti ada yang hilang. Tapi karena Covid-19 ya harus diterima. Alhamdulillah kalau tahun ini dibolehkan berjamaah. Nilai ibadahnya kan lebih baik. Namun saya meminta jamaah tetap melaksanakan protokol kesehatan. Demikian juga dengan pihak masjid.

Chapipah, Ibu Rumah Tangga:

Seneng banget dengernya Kemenag izinkan salat tarawih dan salat Idul Fitri berjamaah. Saya seneng banget karena puasa kemarin kita dilarang salat tarawih di masjid dan musholla dengan alasan pandemi Covid-19. Makanya ada kebijakan boleh salat tarawih berjamaah di masjid dan musholla maka harus manfaatkan secara maksimal untuk mendapatkan pahala.

Jadi kita bersyukur banget bisa tarawih berjamah lagi. Semoga salat tarawih semakin banyak untuk memakmurkan masjid dan musholla. 

Tursiyah, ibu rumah tangga.

Alhamdulillah, akhirnya tahun 2021 ini Kemenag izinkan salat tarawih dan salat Idul Fitri berjamaah. Jadi puasa tahun ini kita bisa salat tarawih berjamaah di masjid atau musholla. Salat tarawih berjamaah yang diharapkan umat Islam. Karena tahun 2020 kita dilarang salat tarawih di masjid dan musholla.

Semoga tahun ini Corona tidak datang lagi. Jadi silaturahmi tidak terputus. Ramadhan tahun ini kalau kate orang Betawi girang banget dah. Semoga kumpul-kumpul enggak dilarang lagi. Yang kerja juga jadi semangat lagi.

50 Persen

Dalam surat edaran Nomor 3 Tahun 2021 yang diterbitkan pada Senin, pelaksanaan tarawih dan salat Idul Fitri dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas tempat yang digunakan.

"Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memerhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan COVID-19 mengalami peningkatan berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing," demikian bunyi surat edaran yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Begitupun dengan salat fardu, tarawih, tadarus Al Quran yang juga harus memerhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

"Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Al Quran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid/musala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman satu meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing," tulisnya.

#Puasa   #ramadhan   #sholat   #tarawih   #lebaran   #idulfitri