Warga Negeri Hualoy dan Tomalehu Berhasil Khatam Al Quran Sebanyak 36 Kali Pada Malam Nuzulul Quran

Alee
Warga Negeri Hualoy dan Tomalehu Berhasil Khatam Al Quran Sebanyak 36 Kali Pada Malam Nuzulul Quran

Jakarta,HanTer - Warga Negeri Hualoy dan Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku, berhasil menghatamkan al-Quran sebanyak 36 kali, pada malam 27 Ramadan 1442 H, Minggu 9 Mei 2021. 

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Randy Tubaka mengungkapkan, sebelumnya, Panitia hanya merencanakan sebanyak 33 kali Khatam atau dalam istilah warga setempat 999 juz dari Quran 30 Juz. Namun, setelah dibaca selesai, para jamaah kemudian menambahkan jumlah bacaan dari 33 kali khatam menjadi total 36 kali khatam. 

 

"Awalnya kita hanya merencanakan sebanyak 33 kali Khatam, tetapi para jamaah kemudian menambah jumlah bacaan menjadi 36 kali Khatam," kata Randy saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Minggu (09/5/2021) pagi.

 

Menurut Rendy, penyelenggaraan kegiatan malam Nuzulul Quran atau 27 Ramadan 1442 H dengan tema, Me Ku Poso Puru ini dimulai sejak Sabtu, 8 Mei 2021 ba'da Dzuhur hingga jelang waktu Magrib. Kemudian dilanjutkan kembali usai shalat Tarawih hingga Minggu, 9 Mei 2021 dini hari. 

 

Menariknya, pengajian Al-Quran yang tergolong langkah di Maluku dan Indonesia umumnya ini dibagi dalam beberapa kelompok di Negeri Hualoy dan Tomalehu. 

 

"Sebagian jamaah menempati ruang Masjid Syekh Zainal Abidin, hingga jalan umum di depan masjid, dan beberapa ruas jalan utama lainnya di sini," katanya.

 

"Sedangkan jamaah perempuan menempati Masjid Lawataka Negeri Hualoy dan TPQ-TPQ. Sementara jamaah para Qori dari Negeri Tomalehu menempati Masjid Nurul Anwar," tambah Rendy.

 

Sebagai panitia penyelenggara, Randy mengaku bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT sehingga niat masyarakat di kedua negeri untuk membacakan al-Quran di malam 27 Ramadan 1442 ini berjalan sukses dan lancar hingga selesai. 

 

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan langsung dari berbagai pihak, terutama masyarakat dan pemerintah negeri Hualoy-Tomalehu. "Dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), hal ini ditandai dengan hadirnya Bupati SBB, M. Yasin Payapo, yang menyaksikan secara langsung jalannya kegiatan pengajian," ungkap Rendy. 

 

Sementara mereka yang terlibat langsung dalam pembacaan Quran ini, kata Randy, adalah para santri dari TPQ-TPQ yang ada di kedua negeri, mulai dari orang tua hingga anak-anak yang telah lulus membaca al-Quran, mahasiswa KKN dari Universitas Pattimura Ambon, dan kelompok literasi al-Quran dari Kota Ambon. Pihaknya juga  bekerja sama dengan Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. 

 

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda dan masyarakat secara umum dari kedua negeri agar cinta membaca Al-Quran," tutup Rendy.

 

Sementara Penjabat Negeri Hualoy, Bisri Hehanussa, berharap momentum terbaik sepanjang sejarah pembacaan Al-Quran di kedua negeri ini bisa ditetapkan menjadi agenda rutin tahunan. 

 

"Apa yang dilakukan di malam Lailatul Qadar 27 Ramadan 1442 ini sangat dan bisa ditetapkan menjadi agenda rutin setiap tahun. Saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini terutama adik-adik pemuda dan mahasiswa yang telah menyelenggarakan acara yang sangat baik ini," kata Bisri.

 

Sedangkan, Ustad Karim Jumad, yang merupakan Hafiz Quran 30 Juz di Negeri Hualoy berharap, lewat kegiatan ini, generasi muda di kedua negeri dapat terus menanamkan cintanya untuk membaca Al-Quran. 

 

""Semoga momentum ini dapat menjadi hikmah kepada masyarakat di kedua negeri khususnya, dan Maluku pada umumnya untuk menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup sebagaimana perintah Allah Swt dan Rasulullah SAW," tutup Karim.